Seorang Ibu Gali Terowongan Bawah Tanah ke Penjara untuk Bebaskan Anaknya

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 07 Agustus 2020 18:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 07 18 2258613 seorang-ibu-gali-terowongan-bawah-tanah-ke-penjara-untuk-bebaskan-anaknya-UNiTpYmGTZ.jpg Penjara Zapoirhia. (Foto: YouTube)

KIEV - Seorang wanita Ukraina berusia 51 tahun ditangkap setelah diketahui telah menggali terowongan bawah tanah di dekat dinding penjara untuk membantu putranya melarikan diri.

Wanita yang tidak disebutkan namanya itu dilaporkan berasal dari Kota Nikolaev di Ukraina. Dia diketahui telah menyewa sebuah rumah di dekat penjara tempat putranya menjalani hukuman seumur hidup karena pembunuhan dan menggali terowongan guna membantunya kabur.

Setiap malam, wanita itu mengendarai skuter listrik tanpa suara ke lapangan kosong di dekat penjara dengan keamanan maksimum Zaporizhia dan menggunakan alat-alat standar untuk menggali terowongan sedalam sekira 3 meter menuju ke penjara. Dia bekerja hanya pada malam hari, menggunakan troli yang dimodifikasi untuk mengeluarkan tanah galian dari terowongan sempit.

Dia telah bekerja setidaknya selama tiga minggu dan hampir mencapai tembok penjara ketika dia ditemukan dan ditangkap.

Ibu yang sangat menyayangi anaknya itu diduga tinggal di dalam rumah kontrakan pada siang hari, dan hanya keluar pada malam hari, untuk menghindari menarik perhatian atau diidentifikasi oleh penduduk setempat. Sebagian dari rencananya itu benar-benar berhasil, karena ketika pihak berwenang menunjukkan foto-foto wanita setelah penangkapannya, tidak ada tetangga yang mengenalinya.

Foto: Polisi Ukraina.

Laporan media Ukraina yang dilansir Oddity Central menyebutkan, pada saat penangkapannya, wanita itu berhasil menggali terowongan sepanjang sekira 10 meter dengan kedalaman sekira 3 meter. Dia dilaporkan membawa tanah galian di dekat garasi yang ditinggalkan, dekat dengan lokasi penggalian dan selama tiga minggu bekerja telah berhasil memindahkan tiga ton tanah.

Tidak jelas bagaimana wanita itu akhirnya ditangkap, tetapi media lokal melaporkan bahwa pihak berwenang juga menemukan alat-alat penggali dalam rumah kontrakan tersebut dan sang ibu mengakui kesalahannya. Kepada otoritas Ukraina dia mengatakan bahwa dia hanya berusaha membebaskan putranya.

Wanita itu telah ditahan dan sekarang terancam menghabiskan waktu di balik jeruji besi.

Tetapi, meski secara teknis sang ibu melakukan kejahatan, tindakan beraninya itu mendapatkan pujian dari publik Ukraina.

“Ibu ini mempersiapkan dengan matang. Mungkin dia adalah putri seorang penambang. Untuk menggali sedalam tiga meter saja sudah cukup sulit. Dia tidak memiliki ekskavator atau sejenisnya,” kata penduduk setempat Serhey Pilnyansky kepada wartawan.

“Ini adalah ibu sejati - bukan salah satu dari mereka yang meninggalkan anak-anak mereka,” kata penduduk setempat lainnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini