Yang pertama melihat beberapa pengunjuk rasa ditangkap pada 1 Juli, saat mereka menggelar demonstrasi. Pada 30 Juli, empat mahasiswa dan mantan aktivis pro-kemerdekaan ditangkap berdasarkan hukum.
Aktivis lainnya, seperti pemimpin protes terkenal Nathan Law, meninggalkan kota sebelum undang-undang keamanan diberlakukan.
Law saat ini berada di Inggris tetapi laporan media menunjukkan bahwa pihak berwenang China sedang mengupayakan penangkapan dia dan aktivis lainnya di pengasingan.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.