"Keberadaan pengawas tentu diharapkan bisa berkontribusi positif bagi penguatan kualitas data pemilih Pilkada," ujarnya.

Menurut Titi, data pemilih kerap menjadi salah satu permasalahan dalam kontestasi Pilkada. Pasalnya, proses pemutakhiran yang berlangsung tidak sesuai dengan aturan main yang ada, mulai dari sisi kedisiplinan petugas dalam berkerja maupun faktor kualitas data yang diolah.
"Perlu keterlibatan banyak pihak dalam menjaga kualitas data pemilih kita. Keterbukaan KPU, partispasi partai politik dan tim pasangan calon dalam mencermati data, pengawasan atas kualitas data oleh pengawas. Serta tentu tak lupa partisipasi masyarakat dalam memastikan namanya terdaftar atau tidak serta apakah ada data pemilih yang berdasar pengertahuannya bermasalah atau tidak," tukasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.