JAKARTA – Dalam pidato kenegaraan di Gedung DPR-MPR RI, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membicarakan lumbung pangan nasional atau food estate.
Menurut Jokowi, saat ini pemerintah sedang membangun food estate untuk memperkuat cadangan pangan nasional. Nantinya garapan food estate tidak menggunakan cara manual, tapi teknologi modern dan pemanfaatan kecanggihan digital.
"Food estate sedang dibangun untuk memperkuat cadangan pangan nasional, bukan hanya di hulu, tetapi juga bergerak di hilir produk pangan industri. Bukan lagi menggunakan cara-cara manual, tetapi menggunakan teknologi modern dan pemanfaatan kecanggihan digital. Bukan hanya untuk pasar domestik, tetapi juga untuk pasar internasional," jelas Jokowi.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menuturkan saat ini pemerintah sedang mengembangkan food estate di Provinsi Kalimantan Tengah dan Sumatera Utara. Ada pula di beberapa daerah lainnya.
Baca Juga: Sidang Tahunan 2020, Jokowi: Pemerintah Tak Main-Main Berantas Korupsi!
"Program ini merupakan sinergi antara pemerintah, pelaku swasta, dan masyarakat sebagai pemilik lahan maupun sebagai tenaga kerja," jelasnya.
"Demikian pula halnya dengan ketahanan pangan, dengan menjamin kelancaran rantai pasokan makanan dari hulu produksi sampai hilir distribusi, ke seluruh wilayah negeri. Efisiensi produksi pangan, peningkatan nilai tambah bagi petani, penguatan koperasi, dan metode korporasi petani akan terus ditingkatkan," tambahnya.
Untuk diketahui, Presiden Jokowi menunjuk Menteri Pertahanan Prabowo Subianto untuk memimpin proyek lumbung pangan nasional atau food estate di Kalimantan Tengah.
Baca Juga: Beda dengan Jokowi, Ma'ruf Amin Kenakan Setelan Formal di Sidang Tahunan
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.