Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Masyarakat Diminta Tak Gelar Lomba 17 Agustus demi Cegah Kerumunan

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Sabtu, 15 Agustus 2020 |07:31 WIB
Masyarakat Diminta Tak Gelar Lomba 17 Agustus demi Cegah Kerumunan
Lomba 17 Agustus memperingati HUT RI. (Ilustrasi/Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra, meminta masyarakat menghindari keramaian di tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Hal ini dilontarkannya sebagai upaya mencegah masyarakat menggelar keramaian memperingati HUT Ke-75 RI pada 17 Agustus mendatang.

“Jadi hal-hal inilah saya mengimbau agar menghindari keramaian yang tidak perlu, walaupun berbalut aktivitas nasionalisme dan lain-lain. Tapi, kita jangan lupa dalam keadaan kedaruratan dan bencana kesehatan,” ujar Hermawan di Jakarta, Sabtu (15/8/2020).

Ia menyatakan, 17 Agustus tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal tersebut sekarang ini pandemi Covid-19 sedang melanda Indonesia.

“Saya melihat ini kan ada rencana 17 Agustus itu ada perlombaan macam-macam seperti biasa, padahal suasana kita suasana Covid-19,” tuturnya.

Karena itu, dia meminta masyarakat tak menggelar acara 17 Agustus yang menimbulkan keramaian dan rentan menjadi klaster baru.

Baca Juga : Libur Panjang HUT RI, Polres Bogor Siagakan Ratusan Personel Amankan Jalur Puncak

“Acara-acara 17 Agustus yang tidak perlu, enggak usahlah diadakan. Ini bukan persoalan nasionalisme, tetapi persoalan menghindari kemudaratan dari penyakit,” tuturnya.

Baca Juga : Jokowi Ingatkan Bersyukur Meski Perayaan HUT Ke-75 RI Tak Seperti Biasa

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement