Baca Juga: Berani Gelar Lomba 17 Agustus di Jakarta, Siap-Siap Dibubarkan Satpol PP
Terpisah, salah satu relawan dari Karanganyar Emergency (KE) yang juga pecinta alam, Rifan Feirnandhi mengatakan meski sudah ada pembatasan jumlah pendaki, namun di pintu masuk pendakian, baik jalur Cemorokandang dan jalur Cethi, lonjakan pendaki semakin banyak. Begitu pula di Pintu masuk Cemoro sewu, Magetan, Jawa Timur, jumlah pendaki pun semakin banyak.
"Mayoritas para pendaki kurang memperhatikan informasi kalau ada pembatasan pendaki tersebut. Antisipasi, mereka menunggu di bawah, sampai yang di atas turun. Kalau yang di atas sudah turun, yang dibawah diizinkan naik," papar Rifan.
Menyusul adanya pembatasan jumlah pendaki, untuk sementara waktu tradisi upacara memperingati HUT RI di puncak Lawu terpaksa ditiadakan. "Saat ini, di gunung ditiadakan upacara 17-an karena situasi kondisi pandemi ini sangat riskan," pungkasnya.
(Arief Setyadi )