Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

75 Tahun Indonesia Merdeka, Megawati Nilai Kiprah Perempuan di Politik Masih Kurang

Dita Angga R , Jurnalis-Senin, 17 Agustus 2020 |12:59 WIB
75 Tahun Indonesia Merdeka, Megawati Nilai Kiprah Perempuan di Politik Masih Kurang
Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri.
A
A
A

Megawati menuturkan bahwa dalam istilah Bahasa Jawa, perempuan itu sering disebut sebagai konco wingkin (teman di belakang). Bahkan ada pula istilah bahwa jika masuk surga perempuan itu katut (terbawa), masuk neraka itu nunut (menumpang). Namun, dia menolak istilah-istilah tersebut.

“Sudah bukan jamannya lagi kaum perempuan berbunyi itu seperti apa yang tadi saya katakan peribahasa Jawa itu. Karena kenyataan di lapangan banyak sekali bapak dan ibu bekerja untuk membesarkan anak-anaknya supaya anak Indonesia menjadi bergoizi dengan makanan. Lalu pintar otaknya. Sehingga mereka dapat meneruskan sekolah tidak hanya sampai di tingkat SD atau SMP atau SMA tapi seluruhnya dapat melakukan hal itu sampai di tingkat Universitas,” paparnya.

Lebih lanjut Megawati menilai bahwa kiprah perempuan dapat semakin luas. Namun tentunya harus dibuka ruang oleh pemerintah maupun di internal keluarga masing-masing.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement