Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pemkot Malang Wacanakan Buka Belajar Tatap Muka di Tengah Pandemi Covid-19

Avirista Midaada , Jurnalis-Rabu, 19 Agustus 2020 |20:44 WIB
 Pemkot Malang Wacanakan Buka Belajar Tatap Muka di Tengah Pandemi Covid-19
SMAN 2 Kota Malang saat belajar tatap muka (foto: Okezone.com/Avirista)
A
A
A

“Harapannya jangan sampai ada tranmisi dari angkot dan jasa umum membawa virus ke yang lain tadi,” imbuhnya.

Sutiaji menambahkan, bila ada orang tua siswa yang keberatan dengan pembelajaran tatap muka, maka sekolah tetap wajib melayani siswanya belajar secara daring.

“Kami serahkan ke sekolah (kalau ada yang keberatan tatap muka), sekolah ada yang dilayani pakai daring. Kalau yang ada penyakit (penyakit bawaan di siswa) disarankan tidak masuk, daring saja,” bebernya.

Di sisi lain, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Malang dr. Husnul Muarif memastikan, pembelajaran tatap muka di sekolah bisa dilakukan berdasarkan tiga indikasi berdasarkan panduan dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Timur.

“Harus ada tiga yang dipenuhi, ada rekomendasi dari Pemda atau gugus tugas, ada persetujuan komite sekolah, ketiga persetujuan orang tua, salah satu nggak ada, tidak akan ada bisa buka, sekalipun untuk simulasi tatap muka. Jadi tiga ini harus ada,” tegasnya.

Di Kota Malang sendiri pada Rabu 19 Agustus 2020 terdapat penambahan 12 kasus positif corona, dengan total mencapai 1.029 kasus. Kasus meninggal dunia sebanyak 80 orang, 594 sembuh, dan 355 pasien positif corona masih menjalani perawatan.

Sedangkan jumlah pasien suspek bertambah enam menjadi 1.862 kasus, 112 orang diisolasi di rumah sakit, 294 orang isolasi mandiri di rumah, 78 pasien berstatus probable, dan sisanya 1.378 orang selesai dalam pengawasan atau discarded.

(Awaludin)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement