TANGERANG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Tangerang, menggerebek apartemen yang disinyalir biasa digunakan untuk bisnis lendir, pada Rabu 19 Agustus 2020 malam. Sebanyak tujuh PSK diamankan setelah petugas menyamar menjadi pelanggan salah satu PSK.
Koordinator Penyidik, Saprudin menjelaskan bahwa dirinya mengaku kesulitan saat menjebak para PSK. Petugas Satpol-PP yang juga ikut mengawasi lewat medsos sempat dikecoh oleh admin atau pemegang akun sosial media dari PSK tersebut. Para administrator ini yang kemudian menyalurkan PSK kepada para pria hidung belang.
"Beberapa diantara kami sempat dibuat berkeliling apartemen dan dibuat berpindah pindah tempat oleh para admin dari para PSK tersebut. Jadi kami menduga ada adminya, melihat dari percakapan pesan singkat mereka mendapatkan order dari admin admin tersebut," ujar Saprudin, Kamis (20/08/2020).

Petugas juga mengamankan beberapa pria yang diduga merupakan bodyguard dari para PSK. Peran mereka rupanya bukan hanya sebagai penjaga, namun juga bertindak menyewakan kamar dengan taruf Rp 250 ribu per hari. Mereka diamankan saat ikut melawan ketika para PSK digiring keluar apartemen.
"Mereka memiliki beberapa unit kamar di apartemen ini, dan sebagian besar disewakan per hari," jelasnya.