RIBUAN orang telah dievakuasi dari beberapa bagian Karibia dan bagian selatan Amerika Serikat (AS) saat dua badai melanda wilayah itu pada Minggu (23/8/2020).
Badai Marco dan Badai Tropis Laura telah membawa angin kencang dan gelombang laut yang ganas, menyebabkan kerusakan di daerah Haiti, Kuba dan Republik Dominika. Hujan deras juga melanda wilayah AS di Puerto Rico.
Marco diperkirakan akan mendarat di Negara Bagian Louisiana, AS pada Senin (24/8/2020), dengan Laura menghantam Texas pada Kamis (27/8/2020).
BACA JUGA: Faktor-Faktor Penyebab Munculnya Badai di Amerika Serikat, Nih Penjelasan Ahli!
Tetapi para peramal cuaca mengatakan bahwa Laura mungkin bergerak ke timur menuju Louisiana, dan itu bisa menjadi pertama kalinya dalam sejarah yang tercatat bahwa negara bagian itu dilanda dua badai berturut-turut.
Menanggapi badai tersebut, Presiden AS Donald Trump telah mengeluarkan deklarasi bencana untuk Louisiana, memerintahkan bantuan federal untuk mengoordinasikan upaya bantuan. Sebelumnya, pada Sabtu, pernyataan serupa dibuat untuk Puerto Rico.
BACA JUGA: Topan Michael: 'Badai Neraka' Terhebat itu Terjang Amerika, Tewaskan Sejumlah Korban
Diwartakan BBC, setidaknya tiga orang telah tewas di Republik Dominika saat Laura menyapu seluruh negeri, menyebabkan lebih dari satu juta orang tanpa listrik. Di antara mereka yang tewas adalah seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun yang meninggal bersama ibunya setelah sebuah tembok runtuh di rumah mereka. Orang ketiga meninggal setelah pohon tumbang di sebuah rumah.
Lima kematian lainnya telah dilaporkan di Haiti, termasuk seorang gadis berusia 10 tahun. Ibu kota Port-au-Prince, juga mengalami banjir parah.
Sementara itu di Kuba, banyak penduduk di wilayah timur negara itu telah dievakuasi dan ditampung di tempat penampungan atau bangunan yang lebih aman di tempat yang lebih tinggi.