Share

BNN Gagalkan Peredaran 206 Kilogram Ganja di Lampung

Andres Afandi, iNews · Selasa 25 Agustus 2020 21:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 25 340 2267444 bnn-gagalkan-peredaran-206-kilogram-ganja-di-lampung-NWwktO3LXa.jpg Ilustrasi (Dok. okezone)

LAMPUNG - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung mengagalkan transaksi 206,3 kilogram daun ganja asal Aceh yang akan diedarkan di Provinsi Lampung dan Pulau Jawa.

Dari operasi penindakan ini, Petugas BNN Provinsi Lampung menangkap empat orang tersangka ketika akan bertransaksi ganja di Jalan Lintas Sumatera, Desa Masgar, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Dua dari empat tersangka terpaksa ditembak dibagian kaki karena berusaha melarikan diri ketika akan ditangkap.

Narkotika jenis ganja seberat 206.330 gram atau 206,3 kilogram ini merupakan barang bukti hasil operasi penindakan di Kabupaten Pesawaran, Lampung. Selain menyita ratusan kilogram daun ganja kering asal Aceh, dari operasi penindakan tersebut, Petugas BNN Provinsi Lampung menangkap empat orang tersangka.

Empat orang tersangka yang ditangkap yakni, Rio Marulitua Panjaitan (35) dan Amada Hasian Harahap (25). Kedua berperan sebagai kurir yang membawa ganja dari Aceh. Dua tersangka lainnya yakni Rudy Arianto (23) dan Gilang Indrawan (23) sebagai penerima ganja.

Selain menyita barang bukti 206,3 kilogram daun ganja, petugas BNN Provinsi Lampung juga menyita barang bukti dua unit kendaraan minibus yang digunakan untuk membawa ratusan kilogram daun ganja tersebut.

Kepala BNN Provinsi Lampung, Brigjen Pol I Wayan Sukawinaya mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap para tersangka, selain diedarkan di Provinsi Lampung, ratusan kilogram ganja juga akan diselundupkan ke Pulau Jawa.

"Keempat tersangka diduga kuat merupakan satu jaringan dengan para pelaku pembawa ganja yang dicampur dengan pisang yang berhasil ditangkap di Bekasi beberapa waktu lalu," jelas Wayan.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini