Ratusan Warga Antre di PA Soreang untuk Urus Perceraian

Agregasi Sindonews.com, · Selasa 25 Agustus 2020 08:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 25 525 2266917 ratusan-warga-antre-di-pa-soreang-untuk-urus-perceraian-Q9548I43Pd.jpg Antrean ratusan warga untuk urus perceraian di PA Soreang (foto: tangkapan video viral)

BANDUNG - Ratusan warga sebagian besar perempuan, mengantre di depan halaman Pengadilan Agama (PA) Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Video antrean tersebut pun viral setelah diunggah oleh akun @bandungtalk di Instagram, Senin 24 Agustus 2020.

Selain berbaris panjang, tak sedikit pula warga yang duduk-duduk sambil berbincang. Si perekam dalam video berdurasi sekitar 17 detik itu memberikan keterangan menggelitik.

"Senin (24/8), ini bkn (bukan) antrian penerima bansos guys, tp ini antrian orang" (orang-orang) yg mau cerai di pengadilan agama soreang. Pntes kmren" (kemarin-kemarin) gw prnh baca berita klo tingkat perceraian di bandung itu sgt tinggi. Btw gw lg nganter sodara," tulis si perekam video dalam keterangan tertulis di postingan tersebut.

Sementara itu, Panitera Muda Gugatan PA Soreang, Ahmad Sadikin membenarkan terjadi antrean cukup panjang di PA Soreang. Warga yang mengantre itu, sedang menunggu proses sidang cerai.

 Cerai

Namun antrean warga yang hendak mengurus cerai itu, kata Ahmad Sadikin, tidak hanya terjadi pada hari ini. Beberapa hari terakhir, antrean panjang seperti itu juga terjadi.

"Saat Covid-19, (PA Soreang) pernah tutup beberapa hari, kurang lebih 2 minggu. Kemudian setelah ditutup, dibatasi sampai 15 orang per hari. Itu sekitar Maret, April, dan Mei. Nah, pas Juni (sampai Agustus jumlah pemohon kasus perceraian) membeludak," kata Ahmad saat dikonfirmasi soal video viral antrean masyarakat tersebut, via ponsel.

Ahmad mengemukakan, selama pandemi Covid-19, tingkat perceraian di Kabupaten Bandung sangat tinggi. Pada hari ini saja, sebanyak 150 orang melaksanakan proses sidang cerai.

"Rata-rata sebanyak 800 orang mengajukan permohonan cerai setiap bulan. Tingkat perceraian sangat tinggi," ujar dia.

Ditanya faktor penyebab perceraian, Ahmad menuturkan, sebagian besar akibat masalah ekonomi. "Ya alasannya, itu-itu aja sih. Disebutnya ya alasan klasik lah, nafkah, ekonomi," tutur Ahmad.

Ahmad mengungkapkan, PA Soreang menerapkan protokol kesehatan ketat terhadap pengunjung atau pemohon cerai. Masyarakat wajib mengenakan masker saat masuk ke lingkungan PA Soreang, terutama saat berada di ruang sidang.

"Sebelum masuk ke pengadilan, mereka wajib dicek suhu tubuh dan menerapkan protokol kesehatan lain, seperti menjaga jarak. Ruangan dan tempat duduk juga berjarak," ungkap dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini