Korban Aksi Koboi di Depan Kampus Unpad Lapor Polisi

Agregasi Sindonews.com, · Selasa 25 Agustus 2020 21:21 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 25 525 2267430 korban-aksi-koboi-di-depan-kampus-unpad-lapor-polisi-oXAcZWV44S.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

BANDUNG - Yoga Novan Yasin (23), korban penembakan di depan Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad), Jalan Dipatiukur, Kota Bandung, Jawa Barat pada Senin (24/8/2020) malam sekitar pukul 23.00 WIB, akhirnya melaporkan tindak kriminal yang dialaminya ke Polsek Coblong.

Korban melapor pada Selasa (25/8/2020), malam sekitar pukul 20.00 WIB. "Ini lagi (buat laporan). Ke Polsek Coblong," kata Yoga dilasnir dari Sindonews.com.

Yoga mengaku tidak mengenal dan tidak pernah bersinggungan dengan para pelaku. "Enggak (kenal) Kang. Ïni (penembakan) random (acak). Saya berharap pelaku tertangkap dan dihukum seberat-beratnya. Takut ada korban lain," ujar Yoga.

Sementara itu, Kapolsek Coblong Kompol Hendra Virmanto melakukan keterangan tertulis mengatakan, penyidik Unit Reskrim Polsek Coblong telah mendatangi lokasi kejadian di persimpangan Jalan Dipatiukur-Tengku Umar, depan Kampus Unpad, Kelurahan Lebakgede, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.

Penyidik, kata Kapolsek Coblong telah meminta keterangan saksi yang melihat kejadian pada Senin 24 Agustus 2020 sekitar pukul 23.30 WIB yang dialami oleh Yoga Novan Yasin (23), mahasiswa, warga Kelurahan Margaasih, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung.

Baca Juga : Kronologi Aksi Koboi di Depan Kampus Unpad

Berdasarkan keterangan saksi, kronologis kejadian penembakan yang dialami korban Yoga Novan ketika korban bersama temannya Qataz sedang mengendarai sepeda motor. Tiba-tiba dari arah belakang datang dua unit motor yang dikendarai oleh empat orang berboncengan.

"Salah satu pengendara motor tersebut menendang sepeda motor korban. Setelah korban bersama temannya terjatuh, para pelaku langsung melakukan pemukulan terhadap korban. Selanjutnya karena korban dan temannya melakukan perlawanan. Maka, terjadilah perkelahian antara korban dengan para pelaku. Karena merasa terdesak, para pelaku mengeluarkan senjata yang diduga air softgun," kata Kapolsek Coblong.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini