Polres Malang Sita Paket 4,5 Kilogram Ganja Kering

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 26 Agustus 2020 14:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 26 519 2267722 polres-malang-sita-paket-4-5-ganja-kering-zt2UOqxZIn.jpg Polres Malang amankan 4,5 Kg ganja kering (Foto : Okezone.com/Avirista)

MALANG - Polresta Malang Kota menyita beberapa kilogram ganja. Kasus tersebut terbongkar setelah adanya laporan barang mencurigakan di sebuah ekspedisi pengiriman barang yang menerima paket.

"Ada salah satu ekspedisi pengiriman barang mendapat paket barang mencurigakan pada Selasa 4 Agustus 2020. Akhirnya dilakukan koordinasi dengan Polsek Sukun," ujar Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata, Rabu (26/8/2020).

Paket tersebut kemudian dilakukan pemeriksaan oleh kepolisian dan didapati ganja kering dengan berat 800 gram. Namun, di paket barang tersebut tak diketahui asal usul alamat dan siapa pengirimnya.

"Saat itu belum dapat tersangkanya hanya barang buktinya saja. Kita lakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan tersangka atas nama AAP 37 tahun warga Sukun, ini yang menitipkan barang di ekspedisi ini," tutur pria yang akrab disapa Leo ini.

Polres Malang amankan 4,5 Kg paket ganja kering (Foto : Okezone.com/Avirista)

Dari AAP, polisi terus melakukan pengembangan hingga akhirnya berhasil mengamankan satu tersangka lainnya berinisial BW (38) warga Gadang, Kota Malang. Dari pengakuannya, BW mendapatkan barang tersebut dari Jawa Tengah dalam paket jumlah besar seberat 10 kilogram, yang dikirim melalui ekspedisi pengiriman kereta api.

"BW ini dapat barang dari Jawa Tengah sekitar bulan Agustus menggunakan alat transportasi kereta api. Hasil pemeriksaan ada 10 kg yang diambil tersangka BW di stasiun," tutur Leo.

Baca Juga : Dua Jenderal Polisi Diyakini Terima Suap dari Djoko Tjandra

Baca Juga : Inggris Umumkan Bantuan Rp52 Miliar untuk Palestina

Berdasarkan hasil interogasi tersangka BW, Leo menerangkan bila BW membawa ganja tersebut dengan dikemas dalam paket-paket besar rata-rata 200 hingga 300 gram dan diedarkan. BW tak menjual ganja dalam kemasan paket kecil.

"BW ini ada yang menyuruh, dia membuat paket - paket ini sambil menunggu perintah disiapkan paketnya dan dikirim oleh tersangka lainnya yang masih DPO (Daftar Pencarian Orang) inisialnya Z. Ini kami masih memburu Z," bebernya.

BW yang juga pernah mendekam di penjara ini berhasil menjual sebagian paket ganja kering dan hanya tersisa 4,5 kilogram ganja yang diamankan kepolisian.

"Dari total 10 kilogram ganja hanya kita amankan 4,5 kilogram, pengakuan tersangka BW ini sebagian barang rusak dibuang, ada yang sudah terjual," paparnya.

Kepolisian sendiri berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari BW, di antaranya 5 plastik ganja seberat 380 gram dengan total 3 kilogram. Kemudian sejumlah paket plastik ganja kering yang dikemas dengan berat beragam mulai 340 gram, 350 gram, dan 440 gram.

Keduanya dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 111 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. "Ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara," tutup Leo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini