Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terjangan Badai Laura Tewaskan Setidaknya 6 Orang di Lousiana

Rahman Asmardika , Jurnalis-Jum'at, 28 Agustus 2020 |10:40 WIB
Terjangan Badai Laura Tewaskan Setidaknya 6 Orang di Lousiana
Foto: Twitter/@TaylorVerrico.
A
A
A

BATON ROUGE - Setidaknya enam orang tewas saat Badai Laura menghantam Negara Bagian Louisiana, Amerika Serikat (AS). Badai Laura membawa angin berkecepatan hingga 240 km/jam menyebabkan kerusakan parah dan pemadaman listrik bagi setengah juta rumah dan menyebabkan kebakaran dari sebuah pabrik.

Namun, gelombang badai setinggi 6 meter yang dikhawatirkan tidak terjadi karena Badai Laura bergerak lebih jauh ke timur. Sejak itu Badai Laura telah menyeberang ke Arkansas.

Gubernur Louisiana John Bel Edwards mengatakan, setidaknya enam orang diketahui tewas setelah Badai Laura menghantam AS.

BACA JUGA: Lousiana Amerika Serikat Dihantam Badai Laura dengan Kecepatan 240 Km/Jam

Dari jumlah tersebut, empat tewas karena tertimpa pohon. Seorang pria tenggelam di sebuah perahu, dan seorang lainnya meninggal karena keracunan karbon monoksida dari generator di rumahnya, demikian dilaporkan pihak berwenang sebagaimana dilansir BBC.

Ada lebih banyak kerusakan struktural akibat terjangan angin badi daripada yang diantisipasi, tetapi kerusakan akibat air tidak sebesar yang dikhawatirkan. Hampir 900.000 rumah dan bisnis kehilangan aliran listrik saat Badai Laura melanda AS.

BACA JUGA: Dua Badai Terjang Karibia dan AS, Paksa Evakuasi Ribuan Orang

Sebuah tongkang bertabrakan dengan sebuah jembatan di kota Danau Charles, cukup dekat dengan tempat yang diduga "kebakaran kimia klorin" di pabrik industri sedang ditangani oleh layanan darurat.

Pada Kamis (27/8/2020) pukul 19:00 waktu setempat, Pusat Badai Nasional mengatakan badai telah melemah menjadi kecepatan angin maksimum 65km / jam, tetapi masih membawa hujan lebat.

Status Laura sekarang telah diturunkan ke status badai tropis.

Gubernur Edwards mengatakan negara bagian itu tidak mengalami dan menderita kerusakan parah yang absolut yang sebelumnya diperkirakan terjadi. Namun, dia menekankan bahwa telah terjadi kerusakan yang besar akibat Badai Laura dan memperingatkan penduduk Untuk waspada.

Presiden Donald Trump diberi pengarahan di Badan Manajemen Darurat Federal (Fema) di Washington dan mengatakan dia akan pergi ke Lousiana pada akhir pekan.

Trump ,mengatakan bahwa dia telah bersiap menunda pidatonya di Konvensi Nasional Partai Republik pada Kamis malam untuk pergi ke Louisana, tetapi menambahkan bahwa adalah sebuah keberuntungan Badai Laura, meski kuat dan besar, berlalu dengan cepat.

Laura dan badai lainnya, Marco, telah menyapu Karibia dan menewaskan setidaknya 24 orang sebelum mendarat di AS.

(Rahman Asmardika)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement