Kapolda Kalsel Sebut Program Ketahanan Pangan Tepat Hadapi Pandemi Covid-19

Puteranegara Batubara, Okezone · Senin 31 Agustus 2020 21:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 31 340 2270490 kapolda-kalsel-sebut-program-ketahanan-pangan-tepat-hadapi-pandemi-covid-19-FnBEhrifyU.jpg Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta bersam Mentan Syahrul Yasin Limpo dan pejabat setempat turut serta panen di Kabupaten Batola (Foto : Polda Kalsel)

JAKARTA - Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo, Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Nico Afinta, Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah meninjau panen raya di Desa Anjir Pasar Lama, Anjir Pasar, Barito Kuala (Batola), Kalsel.

Dalam kesempatan itu, Nico mengungkapkan program ketahanan pangan merupakan salah satu hal yang paling tepat dilakukan untuk menghadapi Pandemi Covid-19 atau virus corona.

"Kegiatan ini adalah wujud nyata hasil panen di daerah lumbung padi Kabupaten Batola, Kalsel, sekaligus bukti program kerja yang berkualitas di bidang industri pertanian untuk meningkatkan produktivitas ketahanan pangan dalam kondisi Pandemi saat ini," kata Nico dalam keterangannya yang diterima Okezone, Senin (31/8/2020).

Selain itu, Nico memastikan pihaknya juga terus melakukan kordinasi dengan TNI dan instansi terkait lainnya dalam melakukan pendisiplinan protokol kesehatan.

"Polda Kalsel berserta Polres Jajaran khususnya Polres Batola dengan segenap jajaran unsur TNI serta instansi terkait lainnya, mengedepankan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19," ujar Nico.

Baca Juga : Usai Diperiksa di Jampidsus, Djoko Tjandra Membisu

Baca Juga : Ini Penyebab Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Meningkat Tajam

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan deklarasi dukungan bersama pemanfaatan kawasan pertanian di Kabupaten Batola, Provinsi Kalsel.

“Patut kita syukuri kemampuan Kalsel dalam memenuhi beras bagi masyarakat tetap terjaga, ketahanan pangan di Kalsel dapat dikatakan aman karena hasil produksi kita selalu memenuhi kebutuhan masyarakat atau surplus,” ucap Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Di sisi lain, Menteri Pertanian Syahrul Limpo menuturkan, Pertanian menjadi salah satu sumber bisnis yang paling benar selama dalam menghadapi Covid-19 saat ini, sebab hanya sektor pertanian yang mampu bertahan.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini