Kata dia, terdengar letusan tembakan, sekitar pukul 1.30 WITA dinihari. Namun saat kejadian berlangsung, di sekitar lokasi kejadian tak ada perang kelompok. Dia mendapatkan informasi dari warga di sekitar lokasi, bahwa tembakan itu dikeluarkan polisi yang ada di dekat warga tertembak.
"Jangan tembak, jangan menembak. Pas sudah berhenti baru dikejar sama warga. Sekitar jam setengah satu, setengah dua. Di jalan Barukang. Tidak ada perang, cuma tiba-tiba saja," ungkap Jawad.
Sementara itu Kapolres Pelabuhan Makassar AKBP Kadarislam mengatakan, sejauh ini sudah ada 11 anggota polisi dan 4 warga sipil yang diperiksa.
"Sementara ini ada sebelas yang diperiksa. Sementara masih diperiksa di Polda dan ada empat dari warga sipil yang diperiksa. Sementara saat ini dalam status terperiksa," kata Kadarislam kepada Okezone.
Lebih lanjut dikatakan, bahwa polisi saat itu sedang melakukan tembakan peringatan lantaran diteriaki maling oleh warga.
Kejadian bermula ketika polisi yang sedang melakukan penyelidikan kasus pengeroyokan menanyakan alamat kepada pemuda yang sedang minum-minuman keras.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.