Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengangkat Jenazah 7 Pahlawan Revolusi, Pelda Van Kandow Tutup Usia

Riezky Maulana , Jurnalis-Jum'at, 04 September 2020 |19:42 WIB
Pengangkat Jenazah 7 Pahlawan Revolusi, Pelda Van Kandow Tutup Usia
dok: TNI AL
A
A
A

JAKARTA – Indonesia kembali kehilangan putra terbaik bangsa. Adalah Pelda (purn) KKO Evert Julius van Kandow, pelaku sejarah pengangkat jenazah korban G30S/PKI di Lubang Buaya, Jakarta Timur, meninggal dunia, Jumat (4/9/2020).

(Baca juga: Prajurit KKO Pengangkat Jenazah Pahlawan Revolusi dari Sumur, Kini Terbaring Sakit)

Evert Julius meninggal dalam usai 83 tahun di Rumah Sakit Al Huda Banyuwangi, Jawa Timur.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Korps Marinir Letkol Marinir Gugun Saeful Rachman berbelasungkawa atas meninggalnya salah satu pelaku sejarah tersebut.

"Yang pertama saya sebagai Kadispen Marinir menyampaikan bahwa meninggal dunia pelaku sejarah pengangkatan jenazah pahlawan revolusi Pelda KKO (Purn) Evert Julius Van Kandow. Jadi beliau pada 3 hari lalu tepatnya mengalami gangguan kesehatan yang serius sehingga dibawa ke ICU Rumah Sakit Al Huda Genteng, Banyuwangi," ujarnya saat dihubungi, Jumat (4/8/2020).

Dijelaskannya, Pelda Evert menderita sakit asam urat dan keretakan tulang lutut kaki kiri akibat jatuh saat di kamar mandi. Dia sempat rutin melakukan terapi di Rumah Sakit Al Huda Genteng Banyuwangi.

Masih kata Gugun, kesehatan Pelda KKO Evert perlahan kian menurun dan di pagi harinya, dia sempat sadarkan diri tetapi tidak bisa diajak berkomunikasi. Menurut Gugun, almarhum menghembuskan napas terakhirnya sekira pukul 15.20 WIB.

"Tadi pagi sempat sadar tetapi tidak bisa diajak komunikasi. Ada pukul 15.20 WIB beliau berpulang. Jadi beliau meninggal di usia 83 tahun. Dengan meninggalkan 2 anak dan 5 cucu," tutup Gugun.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement