Arab Saudi Vonis 8 Orang Atas Pembunuhan Jamal Khashoggi

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 08 September 2020 10:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 08 18 2274235 arab-saudi-vonis-8-orang-atas-pembunuhan-jamal-khashoggi-6qfKmkx74w.jpg Ilustrasi.

RIYADH - Pengadilan Arab Saudi pada Senin (7/9/2020) menjatuhkan vonis penjara antara tujuh hingga 20 tahun terhadap delapan orang atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada 2018. Vonis itu dijatuhkan empat bulan setelah keluarga Khashoggi memaafkan para pelaku pembunuhan tersebut, sehingga hukuman mati dikesampingkan.

Khashoggi, seorang kritikus Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, terakhir terlihat di konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018, di mana dia pergi untuk mendapatkan dokumen untuk pernikahannya yang akan datang. Tubuhnya dilaporkan dipotong-potong dan dipindahkan dari gedung, dan hingga kini jenazahnya belum ditemukan.

BACA JUGA: Turki Dakwa 20 Orang Atas Pembunuhan Jurnalis Jamal Khashoggi

Pembunuhan itu menyebabkan keributan global dan menodai citra reformis Pangeran Mohammed, putra Raja Salman, dan penguasa de facto kerajaan.

Middle East Monitor, melansir media pemerintah, melaporkan bahwa lima orang dijatuhi hukuman penjara 20 tahun, satu orang dijatuhi hukuman 10 tahun dan dua orang dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara atas pembunuhan tersebut. Tak satu pun nama dari terdakwa disebutkan.

Jamal Khashoggi dibunuh di konsulat Arab Saudi di Istanbul pada 2018.

Pada tahap awal persidangan pada Desember, pengadilan menghukum mati lima orang dan tiga orang dipenjara dengan mengatakan bahwa pembunuhan itu tidak direncanakan, tetapi “dilakukan secara mendadak”. Nama para terdakwa juga tidak disebutkan dalam persidangan tersebut.

BACA JUGA: Ramadhan, Keluarga Maafkan Pembunuh Jamal Khashoggi

Pemerintah sejumlah negara Barat, serta CIA, mengatakan mereka yakin Putra Mahkota Mohammed bin Salman memerintahkan pembunuhan itu.

Pejabat Saudi membantah dia memainkan peran, meskipun pada September 2019 pangeran mengindikasikan dia turut bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut dengan mengatakan "itu terjadi di bawah pengawasan saya".

Pada Mei, keluarga dari jurnalis yang terbunuh tersebut mengatakan bahwa mereka memaafkan pembunuhnya, membuka jalan bagi penangguhan hukuman bagi lima terdakwa yang dijatuhi hukuman mati.

Di Arab Saudi, yang tidak memiliki sistem hukum yang terkodifikasi dan mengikuti hukum Islam, pengampunan dari keluarga korban dalam kasus seperti itu dapat memungkinkan pengampunan resmi dan penundaan eksekusi.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini