Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Eks Warga Timor-Timur Serahkan Senpi ke Prajurit TNI Perbatasan

Riezky Maulana , Jurnalis-Rabu, 09 September 2020 |18:30 WIB
 Eks Warga Timor-Timur Serahkan Senpi ke Prajurit TNI Perbatasan
foto: Dok TNI AD
A
A
A

JAKARTA - Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Timor Leste (Satgas Pamtas RI-RDTL) Yonif Raider Khusus 744/SYB, menerima satu pucuk senjata api jenis Springfield. Senjata tersebut diserahkan oleh seorang warga eks Timor Timur di Dusun Leomanehat, Desa Asumanu, Kecamatan Raehat, Nusa Tenggara Timur Selasa (8/9/2020).

Dansatgas Yonif RK 744/SYB Letkol Inf Alfat Denny Andrian menuturkan, penyerahan tersebut menjadi bukti bahwasanya telah terjalin kedekatan yang baik antara personel TNI dengan masyarakat di perbatasan. Menurutnya, warga yang menyerahkan bernama Alpensius Asuk (41) yang sehari-hari berprofesi sebagai petani.

"Beliau merupakan putra dari Bapak Gabriel Bere (70), merupakan warga eks Timor-Timur yang melakukan pengobatan kepada personel Kesehatan Pos Asumanu. Senjata tersebut diserahkan kepada Danpos Asumanu Lettu Inf Ida Ketut Kemenuh," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (9/9/2020).

Lebih lanjut dikatakannya, senjata tersebut diserahkan secara sukarela kepada personel TNI di wilayah perbatasan, tepatnya pada Selasa pukul 14.00 WITA. Menurutnya, Alpensius Asuk berangkat bersama Praka Melkyanus menuju rumah adat Suku Umadato di Desa Asumanu untuk mengambil senjata jenis springfield tersebut yang kemudian langsung diserahkan.

Di kesempatan yang sama, Alpensius Asuk menyampaikan, kepercayaanlah yang menjadi dasar bagi dirinya menyerahkan senjata tersebut. Menurutnya, Satgas selalu berperilaku baik dan peduli, bahkan tidak jarang membantu memecahkan kesulitan yang dihadapi warga.

“Jadi saya menyerahkan senjata ini dengan sukarela, apa lagi dalam setiap kesempatan Bapak Satgas juga berpesan untuk jangan takut menyerahkannya bila masih menyimpan di rumah. Karena kalau menyimpan barang ilegal akan ada sanksi hukumnya,” tuturnya.

Alasan menyerahkan senjata tersebut selain percaya, dikarenakan dirinya patuh dengan aturan hukum. Dirinya pun ingin daerah tempat tinggalnya menjadi aman.

"Selain itu, yang menjadi pertimbangan bagi saya, selain keamanan di wilayah perbatasan ada jaminan dari Bapak Satgas, kami juga semakin sadar hukum,” pungkasnya.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement