Dari pemeriksaan morfologi, nutrisi, pakan dan rekam medis, lanjut Widodo, kesimpulan sementara harimau Baksi ini usianya sudah tua. "Yang kedua kita sudah cek pola pemberian nutrisi dan juga rekam medis kesehatan dan ternyata track record dari rekam medisnya cukup sehat, pakannya juga diberikan dengan normal," kata Widodo pada wartawan saat melihat kondisi Baksi.
Dikatakan Widodo, pihaknya juga akan melakukan penimbangan terhadap harimau ini untuk mengetahui lebih jauh morfologi harimau ini. Selain itu, imbuh Widodo, pihaknya juga akan melakukan body skoring yang dilakukan untuk mengetahui perubahan seiring dengan usia.
"Kalau dari segi morfologi jelas dia (pengunggah, red) sudah salah. Kecuali mengambilnya dari atas pasti kelihatan kurus," paparnya.
BKSDA menyarankan kepada pengelola untuk menyediakan ruang khusus dan penanganan ekstra mengingat usia Baksi yang sudah tua. "Apa yang bisa kita sarankan untuk pihak pengelola, salah satunya adalah memberikan perhatian khusus kepada harimau Baksi, salah satunya adalah membangun kandang karantina khusus untuk dapat perhatian lebih, di masa tua si Baksi ini," sarannya.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.