Terpilih Sebagai Pimpinan Partai Berkuasa, Yoshihide Suga Selangkah Lagi Jadi PM Jepang

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 14 September 2020 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 14 18 2277472 terpilih-sebagai-pimpinan-partai-berkuasa-yoshihide-suga-selangkah-lagi-jadi-pm-jepang-tQi9Pq8x1a.jpg Yoshihide Suga. (Foto: NHK)

TOKYO - Partai berkuasa Jepang telah memilih Yoshihide Suga sebagai pemimpin barunya, menggantikan Shinzo Abe. Terpilihnya Suga berarti dia hampir dipastikan akan menjadi perdana menteri baru Jepang berikutnya.

Suga menjabat sebagai kepala sekretaris kabinet dalam pemerintahan saat ini dan diperkirakan akan menang, menjadi perdana menteri baru Jepang menggantikan Shinzo Abe.Bulan lalu, Abe mengumumkan pengunduran dirinya karena alasan kesehatan.

Politikus senior berusia 71 tahun itu dianggap sebagai sekutu dekat Abe dan kemungkinan akan melanjutkan kebijakan pendahulunya.

BACA JUGA: Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe Mengundurkan Diri

Diwartakan BBC, Suga memenangi suara untuk kursi kepresidenan partai berkuasa, Partai Demokrat Liberal (LDP), yang konservatif dengan selisih besar. Dia memperoleh 377 dari total 534 suara dari anggota parlemen dan perwakilan daerah.

Setelah LDP memilih pimpinan barunya, parlemen Jepang pada Rabu (16/9/2020) akan menggelar pemilihan suara lagi untuk memilih perdana menteri. Suga akan bersaing dengan dua kandidat lainnya yang juga telah mengumumkan pencalonan mereka untuk jabatan tersebut, Fumio Kishidan dan Shigeru Ishiba.

BACA JUGA: Umumkan Pengunduran Diri, Shinzo Abe Minta Maaf pada Rakyat Jepang

Fumio Kishida menjabat sebagai menteri luar negeri di bawah Shinzo Abe, tetapi selama tiga tahun terakhir memimpin dewan penelitian kebijakan partai.Sementara Shigeru Ishiba adalah mantan sekretaris jenderal LDP dan pernah menjadi menteri pertahanan di kabinet Abe sebelumnya.

Suga diprediksi akan memenangi jabatan itu karena LDP memiliki suara mayoritas di parlemen.

Mengambil alih masa jabatan, Suga diperkirakan akan menyelesaikan sisa periode saat ini, hingga pemilihan umum pada September 2021.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini