Pejabat AS: Penambahan Senjata Nuklir Termasuk dalam "Daftar Prioritas" Militer China

Agregasi VOA, · Selasa 15 September 2020 18:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 15 18 2278274 pejabat-as-penambahan-senjata-nuklir-termasuk-dalam-daftar-prioritas-militer-china-eDyX3jDIpp.jpg Foto: Xinhua.

WASHINGTON - Pejabat senior militer Amerika Serikat (AS) memperingatkan bahwa China telah memasukkan peningkatan cadangan senjata nuklir sebagai rencana berikutnya dalam "daftar prioritas" Beijing.

Berbicara kepada wartawan di Pentagon, Senin (14/9/2020), Kepala Komando Strategis AS Laksamana Charles Richard mengemukakan bahwa Amerika tidak bisa lagi "memiliki margin kesalahan" untuk mulai merekapitalisasi kekuatan nuklirnya. Dia melihat upaya China yang membangun lebih dari 250 kapal dalam tujuh tahun terakhir untuk menjaga pantainya sebagai contoh kesungguhan Beijing dalam mengembangkan militernya.

BACA JUGA: Pentagon: China Akan Gandakan Senjata Nuklirnya Dekade Mendatang

“Ketika China menetapkan suatu rencana, mereka bersungguh-sungguh menggunakan segala kemampuan untuk mencapainya,” kata Richard sebagaimana dilansir VOA.

“Kekuatan strategis mereka selanjutnya dalam daftar prioritas itu, saya coba memposisikannya sebagai ancaman yang akan kita hadapi di masa datang, bukan yang terlihat saat ini.”

AS mampu meluncurkan serangan nuklir dari laut, udara, dan darat melalui kapal selam, pesawat terbang, dan rudal balistik antarbenua, sebuah kemampuan yang dikenal sebagai triad nuklir.

Awal bulan ini, sebuah laporan Pentagon menyerukan keprihatinan terhadap ambisi China atas triad nuklir tersebut serta memperkirakan Beijing setidaknya akan ‘menggandakan’ cadangan hulu ledak nuklir miliknya selama dekade mendatang.

BACA JUGA: Pentagon: China Berhasil Uji Coba Hulu Ledak Hipersonik

Pemerintah China tidak memberikan tanggapannya atas laporan Pentagon tersebut.

Menurut laporan tahunan Pentagon kepada Kongres, "China Military Power" yang dirilis 1 September 2020, dalam 15 tahun terakhir angkatan laut China telah mengembangkan 12 kapal selam nuklir. Enam di antaranya mempunyai penangkal nuklir berbasis laut yang ‘kredibel dan tangguh. Pada pertengahan 2020-an diperkirakan akan membangun sebuah kapal selam nuklir berpeluru kendali baru yang punya pilihan untuk serangan darat secara diam-diam jika dilengkapi dengan rudal jelajah serangan darat.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini