Infeksi Virus Corona di India Tembus 5 Juta Kasus

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 16 September 2020 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 16 18 2278703 infeksi-virus-corona-di-india-tembus-5-juta-kasus-mJHwjCSAVv.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

NEW DELHI - Jumlah infeksi virus corona yang dikonfirmasi di India telah melampai angka lima juta, demikian diumumkan para pejabat pada Rabu (16/9/2020). India saat ini memiliki jumlah infeksi virus corona tertinggi kedua setelah Amerika Serikat (AS).

Penyebaran virus corona di India tampaknya lebih cepat dari negara-negara lain di dunia. Negara Asia Selatan itu telah mencatat pertambahan lebih dari 90.000 kasus harian selama lima hari berturut-turut hingga Selasa (15/9/2020).

Beban kasus India sekarang mencapai 5.020.359 setelah bertambah 90.123 kasus dalam 24 jam terakhir, demikian diwartakan BBC.

BACA JUGA: Lewati Brasil, India Jadi Negara dengan Jumlah Kasus Covid-19 Tertinggi Kedua

Lebih dari 80.000 orang tewas akibat penyakit itu, sementara banyak laporan mengenai kurangnya tempat tidur untuk perawatan intensif dan menipisnya persediaan oksigen.

Meski begitu, angka kematian di India relatif lebih rendah dibandingkan di banyak negara dengan beban kasus yang tinggi.

Meningkatnya infeksi terjadi ketika pemerintah terus mencabut pembatasan di seluruh negeri untuk mencoba meningkatkan ekonomi yang kehilangan jutaan pekerjaan ketika virus menyerang pada Maret.

BACA JUGA: India Pecahkan Rekor Peningkatan Kasus Covid-19, Catat 78.761 Infeksi dalam Sehari

Gym adalah yang terbaru untuk dibuka kembali, sementara sekolah, perguruan tinggi, dan ruang bioskop tetap tutup. Sebagian tempat kerja dan pasar di banyak kota di negara itu telah kembali beroperasi dengan normal.

Banyak kota juga telah mengizinkan restoran dan bar untuk kembali menyajikan alkohol, yang kemungkinan akan meningkatkan jumlah pengunjung.

Pembukaan kembali itu berperan dalam peningkatan jumlah infeksi yang signifikan. Minggu lalu India melaporkan peningkatan 600.000 kasus positif Covid-19 hanya dalam waktu sepekan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini