"Dipertegas lagi oleh Presiden pada tanggal 13 Mei 2020, belum lama. Beliau mengingatkan kita semua untuk melakukan percepatan dan menjadikan Aruk, Motaain, dan Skouw sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan,” ujarnya.
Selain itu, tutur Mahfud, Presiden meminta agar PLBN melakukan peningkatan perdagangan luar negeri, terkhususnya ekspor. Mahfud menuturkan, kebijakan pembangunan ekonomi di tiga kawasan PLBN, perintah Presiden harus dikawal dan diselaraskan dalam program di tiap-tiap Kementerian atau Lembaga.
"Beberapa hari yang lalu presiden mengingatkan lagi di dalam rapat. Katanya UMKM di perbatasan ketiga tempat tersebut atau kehidupan ekonominya karena ada Covid-19 itu belum berjalan sebagaimana diharapkan," katanya.
Walaupun, belum berjalan seperti yang diharapkan akibat adanya pandemi Covid-19, kata Mahfud, Presiden tetap meminta jajarannya untuk mengambil langkah-langkah strategis. Tujuannya, agar roda ekonomi yang ada di perbatasan tetap bergerak.
"Tetapi khusus kali ini Presiden memberi perhatian agar segera diambil itu langkah-langkah untuk memanfaatkan fasilitas-fasilitas yang tersedia dengan tetap dalam bingkai menjaga kedaulatan teritori wilayah kita, menjaga ideologi dan membangun kesejahteraan rakyat,” tutur Mahfud.