Prajurit yang berada di barisan paling depan ini tertembak dan luka akibat tebasan parang di bagian wajahnya. Tim sempat mengevakuasi korban ke puskesmas, namun nyawanya tak tertolong.
"Kami kehilangan rekan kami, Serka Sahlan. Beliau gugur saat bertugas," ujar Letkol Inf M Wahyudi Amry usai mengantar jenazah korban di Kabupaten Pinrang, Sulsel, Jumat (18/9/2020) malam.
Sebelum dibawa ke rumah duka, jenazah Serka Sahlan dibawa ke Makodim Pinrang untuk penghormatan terakhir. Setibanya di rumah duka, istri dan empat anak korban menganis histeris.
Mereka tak mendapati firasat apa pun terkait kondisi nahas yang menimpa Serka Sahlan saat bertugas di Papua. Keluarga mengaku sudah ikhlas dengan kepergian prajurit TNI yang dikenal penyayang ini.
Jenazah rencananya akan dimakamkam di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kabupaten Pinrang pada Sabtu (19/9/2020) pagi hari ini, dibawa dari rumah duka, tempat tinggal keluarganya.
(Fahmi Firdaus )