Dukun Gadungan Gelapkan Uang Tetangga Rp18 Miliar, Begini Ceritanya

Avirista Midaada, Okezone · Rabu 23 September 2020 14:43 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 23 519 2282455 dukun-gadungan-gelapkan-uang-tetangga-rp18-miliar-begini-ceritanya-Q13ADszF81.JPG Dukun gadungan ditangkap. Foto: Avirista

KOTA BATU - Mengaku sebagai dukun, AH warga Dusun Krajan, Desa Ngroto, Kecamatan Pujon memperdaya tetangganya hingga berhasil menggelapkan uang Rp 18 miliar. Pelaku telah melancarkan aksinya sejak 2016.

"Pelaku AH ini melancarkan aksinya dengan modus mengaku bisa menggandakan uang dengan melalui ritual-ritual tertentu dengan membayar sejumlah uang yang telah ditentukan," ungkap Kapolres Baru Harviadhi Agung Prathama saat memimpin rilis di Mapolres Batu pada Rabu siang (23/9/2020).

Ia menambahkan dukun gadungan itu meminta korbannya yang masih tetangga untuk membayar uang dengan nominal tertentu. Nantinya AH akan melakukan ritual khusus untuk mendatangkan samurai yang bila dijual korban bisa mencapai berlipat-lipat harganya.

"Dari sana korban ini terperdaya, pelaku meminta uang selama kurang lebih empat tahun sejak 2016. Total akumulasi uang yang dikirim mencapai Rp 18 miliar. Dan bila uang itu tidak dikirim maka pelaku beralasan samurainya tak bisa muncul karena ritualnya gagal," ujar Harviadhi.

Untuk meyakinkan korban, pelaku menggunakan sejumlah benda yang diklaim AH sakti, keramat, dan bisa mendatangkan kekayaan, seperti keris, dupa, hingga ilmu yang bisa membuatnya menghilang.

Baca Juga: Ke Dukun karena Putus Cinta, Remaja 16 Tahun Malah Dicabuli 

"Dari sana korban semakin percaya, namun anak korban ini curiga adanya transfer uang kepada pelaku sehingga anak korban lapor ke kita," tuturnya.

Saat diselidiki ternyata pelaku AH ini belum pernah memberikan uang sepeser pun kepada korban. Bahkan dari penelusuran polisi korban setidaknya mengirimkan uang ke pelaku dengan total akumulasi Rp18 miliar sejak 2016.

"Korban ini nggak sadar kalau sudah tertipu oleh pelaku AH, anaknya justru yang melaporkan ke kita. Saat kita telusuri ternyata pelaku AH mengajak kawannya berinisial SS yang berperan mencarikan samurai yang digunakan memperdaya korbannya," bebernya.

Dari kediaman pelaku AH ini polisi menyita sejumlah peralatan perdukunan yang digunakan menarik korbannya untuk mau menggandakan uang padanya.

"Kami amankan sejumlah buku - buku spiritual, ada, senjata tajam jenis keris dan samurai untuk menarik korbannya bahwa dia bisa memiliki ilmu tersebut. Kemudian ada juga dupa dan minyak yang digunakan untuk praktek menggandakan uang bermodus dukun," lapar Harviadhi kembali.

Baca Juga: Ikuti Petunjuk Dukun, Warga Hakimi 2 Remaja di Bekasi hingga Babak Belur

Akibat perbuatannya baik AH dan rekannya SS harus mendekam di jeruji besi Polres Batu. Keduanya dijerat dengan Pasal 378 atau 372 KUHP mengenai penggelapan.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini