Dapat Nomor Urut 1 seperti Presiden Jokowi saat Pilpres, Gibran: Kebetulan Saja

Bramantyo, Okezone · Kamis 24 September 2020 16:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 24 512 2283163 dapat-nomor-urut-1-seperti-presiden-jokowi-saat-pilpres-gibran-kebetulan-saja-9fRA6ebol7.jpg Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Okezone.com/Bramantyo)

SOLO - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo telah selesai melaksanakan tahapan pengundian nomor urut dua pasangan calon (Paslo) Wali Kota dan Wakil Wali Kota.

Dalam pengundian kali ini, pasangan yang diusung PDIP dan didukung delapan parpol, Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakoso mendapatkan nomor urut satu.

Ditanya soal nomor urutnya sama dengan yang didapat ayahnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pilpres, Gibran lantas tertawa. Menurut Gibran, dirinya tidak pernah mempermasalahkan akan mendapatkan nomor urut berapa pun.

Baca juga: Resmi, Gibran-Teguh Dapat Nomor Urut 1 di Pilkada Solo 2020 

"Kebetulan, kebetulan saja nomor urut satu. Saya tak masalah dapat nomor urut berapa. Mau dapat nomor satu atau nomor dua, sama saja," kata Gibran kepada Okezone, Kamis (24/9/2020).

Foto: Bramantyo.

Gibran juga tak ambil soal tentang, apakah nomor urut satu yang didapatkannya sudah sesuai prediksinya atau belum. Suami Selvi Ananda ini mengatakan, dirinya juga tidak pernah memprediksi akan dapat nomor urut satu.

Baca juga: Dapat Nomor Urut 3 di Pilkada, Olly-Steven: Salam Persatuan & Metal 

Apalagi pengundian nomor urut oleh KPU dilakukan dengan terbuka. Sehingga tidak bisa diprediksikan atau diatur sebelumnya.

"Loh, sesuai prediksi bagaimana sih. Saya sama Pak Teguh datang ke sini (pengundian nomer Pilkada) itu bawa dua nomor. Nomor urut satu dan nomor urut dua. Jadi sesuai prediksi gimana, tidak bisa diprediksi lah, ini diundi," pungkasnya. 

Dalam Pilkada ini, Paslon Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakoso secara resmi diusung PDIP dan mendapatkan dukungan dari delapan parpol di Kota Solo.

Delapan parpol yang mendukung pencalonan Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakoso adalah, Partai Golkar, Partai PAN, Partai Gerindra, PKB, Partai Demokrat, PPP, Partai Perindo dan NasDem.

Sedangkan Paslon Bagyo Wahyono dan FX Supardjo yang berangkat dari jalur independen hanya didukung ormas Tikus Pithi Hananta Baris.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini