Jarang Terjadi, Kim Jong-un Minta Maaf Atas Pembunuhan Pejabat Korsel

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 25 September 2020 14:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 25 18 2283619 jarang-terjadi-kim-jong-un-minta-maaf-atas-pembunuhan-pejabat-korsel-yJHtx5AB8E.jpg Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un. (Foto: KCNA)

SEOUL - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menyampaikan permintaan maaf yang langka atas pembunuhan seorang pejabat Korea Selatan oleh tentara negaranya, demikian dilaporkan kantor kepresidenan di Seoul.

Kim dilaporkan mengatakan kepada Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in bahwa insiden itu seharusnya tidak terjadi.

Diberitakan sebelumnya, Korea Selatan mengatakan pejabat berusia 47 tahun itu diduga mencoba membelot ke ketika dia ditemukan mengapung di perairan Korea Utara oleh tentara. Menurut Seoul, pria itu kemudian ditembak mati dan tubuhnya dibakar.

BACA JUGA: Tentara Korut Tembak Mati Pejabat Korsel, Bakar Mayatnya

Perbatasan antara kedua Korea diawasi dengan ketat, dan Korea Utara dianggap memiliki kebijakan "tembak-untuk-membunuh" demi mencegah masuknya virus corona ke negara itu.

Menurut keterangan seorang pejabat yang dilansir BBC, permintaan maaf itu datang dalam bentuk surat yang dikirim Kim Jong-un kepada Presiden Moon, mengakui bahwa insiden itu seharusnya tidak terjadi.

Kim mengatakan dia merasa "sangat menyesal" karena "mengecewakan" Moon, lapor kantor berita Yonhap, mengutip Gedung Biru, kantor kepresidenan Korea Selatan.

BACA JUGA: Cegah Covid-19, Kim Jong-un, Perintahkan Tembak Mati Orang yang Dekati Perbatasan

Korea Utara juga merilis rincian lebih lanjut dari insiden tersebut, dengan mengatakan bahwa 10 tembakan dilepaskan ke pria itu.

Laporan itu mengklarifikasi bahwa para tentara tidak membakar tubuh pria itu melainkan "benda mengambang" yang membawanya, kata direktur keamanan nasional Suh Hoon.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini