Tantangan terakhir adalah sulitnya muncul calon kepala daerah alternatif, melalui jalur perseorangan. Ninis melihat syarat pencalonannya begitu sulit, dimana harus mengumpulkan dukungan yang banyak dari masyarakat.
"Ini bukan suatu hal yang murah, apalagi kalau dikaitkan dengan hambatan-hambatan finansial dari perempuan," katanya.
Berdasarkan data Perludem yang didapatkan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), calon kepala daerah perempuan yang maju dalam Pilkada 2020 sebanyak 84 orang, calon kepala daeeah laki-laki sebanyak 657 orang. Sementara, calon wakil kepala daerah perempuan yang maju dalam Pilkada sebanyak 67 orang, calon wakil kepala daerah laki-laki sebanyak 674 orang.
"Jadi memang jumlahnya jauh sekali ya kalau dibandingkan dengan laki-laki, baik yang maju sebagai calon kepala daerah ataupun calon wakil kepala daerah," pungkasnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.