JAKARTA - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta mengklaim bahwa pengerjaan antisipasi banjir pada musim hujan dilakukan berkesinambungan. Pengerukan, pemeliharaan pompa, pembebasan lahan, sumur resapan dan sebagainya telah dilakukan sejak Maret lalu.
Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Juaini Yusuf mengatakan, pada tahun ini, pihaknya telah mendapatkan anggaran Rp 1,2 Triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang digunakan untuk pembebasan lahan, pengerukan, pemeliharaan pompa, pembuatan sumur resapan, dan sebagainya.
Bahkan, kata Juaini, pihaknya mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 5,2 Triliun yang akan digunakan untuk pengendalian banjir hingga 2022 mendatang. Artinya, pengerjaan program pengendalian banjir di Jakarta terus dilakukan dan berkesinambungan.
"Pasukan kami ada 8.000 yang siap mengantisipasi adanya genangan. Sejak Maret lalu kami sudah bekerja," kata Juaini saat dihubungi, Senin (28/9/2020).
Juaini menjelaskan, untuk melanjutkan penataan kali baik melalui normalisasi ataupun naturalisasi, pihaknya saat ini masih terus melakukan pembebasan lahan. Sedikitnya ada Rp 500 Miliar yang disiapkan untuk pembebasan lahan.