Buron 7 Tahun, Pencuri Emas 20 Kg Senilai Rp9 Miliar Akhirnya Ditangkap

Azhari Sultan, Okezone · Senin 28 September 2020 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 28 340 2284905 buron-7-tahun-pencuri-emas-20-kg-senilai-rp9-miliar-akhirnya-ditangkap-sZ2mBPyf5u.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAMBI - Polisi berhasil menangkap pelaku pencurian toko emas di Jalan Dr Wahidin, Pasar, Kota Jambi. Pelaku tertangkap setelah buron sejak November 2013. Akibat perbuatannya, pemilik usaha kehilangan 20 kg emas senilai Rp9 miliar. 

Novi Wijaya (41), pelaku terakhir yang masuk DPO ini diringkus di kediamannya di kawasan Tanjung Harapan, Kota Solok, Sumatera Barat, oleh Tim Opsnal Reskrim Polresta Jambi.

Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover Christian mengatakan, pelaku diamankan setelah 7 tahun jadi buronan petugas.

"Dalam aksinya, pelaku Novi ini bersama 5 orang lainnya, yakni Saidi Anwar dan Aman Atung satu berkas dengan Akraldinata yang sudah meninggal dunia serta Adi dan Diki yang sudah diamankan sebelumnya," ujar Dover, Senin (28/9/2020).

Ilustrasi. (Foto: Shuttterstock)

Saat kejadian 7 tahun lalu, pelapor atas nama Susan hendak membuka toko emas, namun betapa terkejutnya dia melihat tokonya ramai didatangi orang. Terkejutnya lagi, saat menuju ke belakang, pintu toko sudah dalam keadaan rusak. 

Baca juga: Curi Kabel Bus Transjakarta, Pria Ini Babak Belur Dikeroyok Massa

Selanjutnya, dia menghubungi korban Yenlina selaku pemilik toko, bahwa toko emasnya kebobolan. Saat mereka masuk ke dalam toko, dilihatnya brangkas sudah rusak.

"Emas yang ada dalam brangkas itu ada 20 kg. Kalau dinilai rupiah sebesar Rp9 miliar," tegas Dover. 

Terungkapnya pelaku terakhir ini, setelah Tim Opsnal Reskrim Polresta Jambi mengetahui keberadaan tersangka di Kota Solok, Sumatera Barat. Tim Opsnal langsung melakukan penyelidikan dengan menuju ke Kota Solok. Beruntung, petugas tanpa susah payah berhasil mengamankan pelaku.

"Saat diinterogasi petugas, tersangka Novi mengakui perbuatannya, bahwa telah melakukan pencurian terhadap Toko Emas Apollo bersama dengan rekan-rekannya," tukasnya. 

Kapolresta menambahkan, pelaku mendapat bagian Rp800 juta. "Saat ini barang bukti dari hasil curiannya hanya tersisa satu unit handphone merk Samsung Grand warna biru yang digunakan sampai saat ini," imbuh Dover.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku ditahan di sel tahanan Polresta Jambi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini