Trump mengatakan bahwa dia akan mengandalkan Mahkamah Agung AS untuk memeriksa surat-surat suara yang telah dikirimkan ke para pemilih.
“Ya, saya akan mengandalkan mereka untuk melihat surat suara, saya berharap kita tidak memerlukan mereka (Mahkamah Agung AS) dalam konteks pemilihan itu sendiri, tetapi untuk surat suara saya pikir (kita membutuhkannya),” ujarnya.
BACA JUGA: Trump Tolak Berkomitmen untuk Serahkan Kekuasaan Secara Damai
Trump juga mengatakan bahwa dia tidak akan diam jika melihat puluhan ribuan surat suara dimanipulasi.
Trump dan Biden masih akan berhadapan dalam dua debat calon presiden AS berikutnya, yang akan digelar pada 15 Oktober di Miami, Florida dan pada 22 Oktober di Nashville. Tennessee. Pemungutan suara pada 3 November 2020 akan menentukan siapa yang duduk di Gedung Putih sebagai Presiden AS berikutnya.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.