Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

7 Kisah Viral Pelanggar Protokol Kesehatan, Berkerumun hingga Nyawer Biduan Dangdut

Wisnu Yusep , Jurnalis-Sabtu, 03 Oktober 2020 |11:29 WIB
7 Kisah Viral Pelanggar Protokol Kesehatan, Berkerumun hingga <i>Nyawer</i> Biduan Dangdut
Kafe di Bekasi dibubarkan karena menimbulkan kerumuman (Foto: Okezone/Wisnu)
A
A
A

4. Wali Kota Tegal Nyawer di Dangdutan

Tampaknya dangdutan yang digelar oleh Wasmad berbuntut panjang. Kini beredar ‎sebuah video yang menunjukkan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono sempat naik ke panggung yang digunakan untuk konser dangdut tersebut saat menghadiri hajatan.

Video tersebut diunggah pada Facebook di grup info seputar tegal oleh akun @Saiia Zenny.

Dalam video yang beredar di media sosial‎, terlihat Dedy Yon berjalan dari dalam tenda acara hajatan lalu naik ke atas panggung besar, dan megah yang sudah disiapkan tuan rumah hajatan untuk acara hiburan.

Setiba di atas panggung, Dedy Yon yang mengenakan batik lengan panjang dan berkacamata hitam lalu berdiri di samping biduan yang saat itu sedang tampil bernyanyi.

Seperti juga tampak dalam video berdurasi 24 detik tersebut, saat itu ‎belum banyak masyarakat yang menonton di sekitar panggung.

Dedy Yon sendiri dalam keterangan tertulis Humas Pemprov Jawa Tengah mengakui dirinya sempat hadir di hajatan yang digelar Wasmad bersama sejumlah pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda).

Kehadirannya saat itu diakui dia, karena diundang oleh Wasmad selaku tuan rumah hajatan.

5. Arogansi Petugas saat Beri Sanksi

Baru-baru ini, warga Kota Singkawang dihebohkan dengan beredarnya video sikap arogansi salah seorang oknum petugas Satpol PP ketika memberikan sanksi kepada salah seorang pelanggar protokol kesehatan.

Sikap arogansi tersebut viral karena direkam warga selama dua menit. Dalam video yang viral di medsos itu terlihat seorang petugas membentak warga yang melangar protokol kesehatan. Tak hanya itu, dia membentak bahkan mengancam akan menggampar warga itu.

Petugas itu juga kerap menunjuk-nunjuk muka warga yang sudah mengaku bersalah tersebut. Dia pun menyuruh warga itu membaca isi Pancasila. Namun karena tak hapal, dia pun kembali mengancam akan menggampar pelanggar protokol kesehatan itu.

"Kugampar kau, kau orang Indonesia bukan," kata petugas yang diseragamnya itu tertulis nama Diar.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement