Namun, katanya, cara masuk para pelaku kali ini berbeda dengan TKP lainnya, yang masuk dengan merusak pintu depan toko.
"Komplotan tersebut masuk dengan cara membobol dinding toko dan juga mematikan CCTV toko. Untuk kerugian ditaksir hingga Rp20 juta," imbuhnya.
Dari catatannya, kejadian tersebut bukan kali pertama di Kota Jambi, sedikitnya sudah terjadi enam minimarket lainnya, yang dibobol komplotan pelaku.
Atas dasar itu, dirinya mengaku akan bertindak tegas, dan terus memburu pelaku pelaku tersebut.
"Kita akan terus berupaya mengungkap kasus ini," tukas Handres.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.