Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pupuk Ditambah 8.700 Ton, Pemda Bondowoso Diminta Awasi Pendistribusian

Karina Asta Widara , Jurnalis-Jum'at, 09 Oktober 2020 |15:19 WIB
Pupuk Ditambah 8.700 Ton, Pemda Bondowoso Diminta Awasi Pendistribusian
Foto: Dok Okezone
A
A
A

"Yang akan dilakukan adalah kembali membuat skala prioritas kebutuhan pupuk masyarakat. Kami akan sesuaikan di lapangan. Distribusi pupuk subsidi ini diprioritaskan di sentra-sentra produksi padi," pungkas Sarwo Edhy.

Ketua DPRD Bondowoso, H Ahmad Dhafir mengingatkan agar Pemerintah Kabupaten Bondowoso melalui dinas dan petugas terkait untuk benar-benar melakukan pengawasan pendistribusiannya. Dimulai dari distributor, hingga kios pupuk.

“Agar tepat sasaran pada petani yang berhak, pengawasan pupuk bersubsidi harus dilakukan dengan ketat,” kata Dhafir.

Tak hanya itu, kata Dhafir, pendistribusian pupuk hendaknya harus sesuai dengan kebutuhan pupuk lahan pertanian dan memperhatikan kondisi klimatologi setiap daerah. Yakni memprioritaskan lahan yang tiga kali musim tanam.

“Jangan sampai terulang kasus distributor pupuk yang pada tahun 2019 mengembalikan kelebihan kuota pupuk karena di daerah tersebut hanya memiliki musim tanam 1-2 kali saja. Tetapi pada tahun 2020 justru kuota pupuknya ditambah 100% dari kuota pupuk 2019,” ungkapnya.

Menurutnya, permasalahan “salah” distribusi ini menandakan masih adanya ketidaksesuaian data petani penerima pupuk bersubsidi. Dia berharap terkait data ini segera mungkin agar diperbaiki demi kesejahteraan petani.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement