Banjir Terjang 9 Desa di Bengkulu, 1.991 Kepala Keluarga Sempat Mengungsi

Demon Fajri, Okezone · Jum'at 09 Oktober 2020 10:44 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 09 340 2290877 banjir-terjang-9-desa-di-bengkulu-1-991-kepala-keluarga-sempat-mengungsi-jHgiIdmEDY.jpg Setelah sempat mengungsi, sebagian korban banjir kembali ke rumah masing-masing. Foto: BPBD Seluma

BENGKULU - Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Kamis 8 Oktober 2020 di Provinsi Bengkulu, menyebabkan 9 desa di Kecamatan Semidang Alas Maras, Kabupaten Seluma, terendam banjir.

Banjir itu menerjang permukiman penduduk di Desa Gunung Batan, Talang Alai, Talang Kemang, Jambat Akar, Gunung Kembang, Serlan Bandung, Muara Maras, Maras Batan, dan Desa Maras Tengah.

Ketinggian banjir akibat luapan aliran Sungai Maras itu bervariasi, dari 0,5 meter hingga 2 meter. Sehingga masyarakat terdampak musti mengungsi ke tempat yang lebih tinggi dan aman.

Bencana alam itu menyebabkan 1.991 Kepala Keluarga (KK) di 9 desa menjadi korban. Adapun rinciannya, di Desa Gunung Batan sebanyak 400 KK, di Desa Talang Alai 100 KK, di Desa Talang Kemang 150 KK.

Kemudian di Desa Jambat Akar 215 KK, Desa Gunung Kembang 102 KK, Desa Serlan Bandung 374 KK, Desa Muara Maras 200 KK, Desa Maras Batan 300 KK dan Desa Maras Tengah sebanyak 150 KK.

''Sebagian banjir mulai surut. Namun, masih ada masyarakat yang bertahan di pengungsian,'' kata Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Seluma, Diel Andika, saat dikonfirmasi okezone, Jumat (9/10/2020).

Saat ini, kata Diel, masyarakat yang menjadi korban banjir membutuhkan posko dapur umum dan ketersediaan air bersih. ''Korban banjir butuh posko dapur umum, dan air bersih,'' jelas Diel.

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini