21 Pelajar Ditangkap, Polisi: Mereka Hanya Ikut-ikutan, Tidak Tahu Apa yang Didemo

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 09 Oktober 2020 04:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 09 519 2290769 21-pelajar-ditangkap-polisi-mereka-hanya-ikut-ikutan-tidak-tahu-apa-yang-didemo-J6sPEAtjwA.jpg Para demonstran saat menjalani rapid test Covid-19 di Polresta Malang Kota (Foto: Avirista Midaada)

KOTA MALANG – Total sejumlah 129 demonstran diamankan kepolisian pasca-rusuhnya aksi penolakan UU Cipta Kerja di Kota Malang, Jawa Timur. Para demonstran yang diamankan dimintai keterangan terlebih dahulu di Mapolresta Malang Kota sejak Kamis malam (8/10/2020).

Para demonstran ini diinterogasi kepolisian terkait dugaan terlibat aksi kerusuhan pada demonstrasi Kamis siang. Tak hanya itu, para demonstran juga langsung menjalani rapid test di Aula Sanika Satyawada Mapolresta Malang Kota.

“Ini ada beberapa orang yang, kita amankan demo yang anarkis. Kita lakukan rapid test ke mereka ada 129 orang,” ujar Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata.

Baca Juga: Polisi Tangkap Hampir 1.000 Orang Diduga Perusuh Demo UU Cipta Kerja

Bila ada yang reaktif maka pihaknya akan langsung melanjutkannya ke tes swab. “Kalau ada yang reaktif langsung kita lakukan swab test kalau ada yang positif, akan segera kita bawa ke safe house,” ungkap Leo- panggilan akrabnya.

 

Ia menambahkan bila demonstran tidak terbukti melakukan pengerusakan atau kerusuhan, maka akan dipulangkan. “Sudah kita pisahkan, tergantung perannya masing - masing. Yang memang tidak terlibat dan tidak ada kaitannya kita akan pulangkan, kalau nanti memang ada yang terlibat akan kita proses. Kita berikan dia makan minum supaya segera kembali,” terangnya.

Dari 129 orang yang diamankan, ada 21 orang berstatuskan pelajar SMA. Leo menyebut para pelajar ini hanya ikut – ikutan demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja. “Ikut - ikut saja tadi, nggak tahu apa yang mau didemo dan wacananya. Makanya nanti kita pilah dulu karena masih banyak yang perlu kita lakukan pemeriksaan,” tutupnya.

Baca Juga:  Lagi Pandemi, Ratusan Warga Malah Berkerumun Nonton Kerusuhan di Senen

Sebelumnya, demonstrasi UU Cipta Kerja di Bundaran Tugu Kota Malang berakhir ricuh. Aksi yang sedianya dilakukan mahasiswa dan buruh, ternyata berakhir ricuh dua kali. Kerusuhan pertama terjadi sekitar pukul 11.30 WIB dan kerusuhan kedua terjadi sejak pukul 13.30 WIB, hingga akhirnya terpaksa dibubarkan oleh kepolisian.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini