Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

TGPF Kasus Intan Jaya Terus Bekerja Walaupun Diserang KKB

Chanry Andrew S , Jurnalis-Sabtu, 10 Oktober 2020 |21:01 WIB
 TGPF Kasus Intan Jaya Terus Bekerja Walaupun Diserang KKB
KKB saat menembaki anggota TGPF dan prajurit TNI (foto: Screenshot video)
A
A
A

Menggunakan Rompi Anti Peluru

Benny J. Mamoto juga menegaskan, bahwa seluruh anggota TGPF yang bertugas di Intan Jaya diharuskan menggunakan rompi dan helm anti peluru. Tujuannya untuk memastikan agar semua anggota tim selamat dari serangan yang bisa mengancam jiwa mereka.

“Kami menggunakan rompi dan helm anti peluru, karena ini daerah berbahaya. Kita tidak pernah tahu kapan dan dari mana serangan akan datang, dan itu sudah menjadi SOP di daerah konflik seperti ini” ujar Benny. Pernyataan ini sekaligus menanggapi pihak-pihak tertentu yang menyamakan tim investigasi dengan kombatan.

“Kalau tim ini bagian dari kombatan, buktinya yang tertembak adalah adalah Pak Bambang, anggota TGPF yang adalah warga sipil, dosen dan peneliti dari UGM Yogyakarta,” tegas Benny.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement