Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, di lain sisi daerah kini tengah mengalami kendala berkaitan dengan pendapatan daerah akibat pandemi Covid-19. Dia mencontohkan, pendapatan dari sektor pajak kendaraan bermotor turun menyusul melemahnya daya beli masyarakat akibat pandemi Covid-19.
"Orang menahan diri belanja kendaraan bermotor karena isu pajak 0% belum jelas karena ada uang muka yang tinggi, akibatnya pembelian kendaraan bermotor turun," sebutnya.
Karena turun, maka pendapatan Jawa Barat turun. "Sehingga kita akan banyak memotong kegiatan-kegiatan yang hadirnya di 2020 masih dibahas, tapi intinya pelaksanaannya lebih perhatian, termasuk program-program Gubernur juga banyak yang dipotong untuk memastikan kita fokus pada hal-hal yang survival atau wajib," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.