JAKARTA - Koordinator Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet, Mayjen TNI Tugas Ratmono melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk memastikan pengelolaan RSD Covid-19 Wisma Atlet berjalan dengan optimal, Minggu 18 Oktober 2020.
Dalam sidak tersebut, Mayjen Tugas melakukan sidak ke Unit Sewage Treatment Plant (STP) alias Unit Pengolahan Limbah Domestik RSD Covid-19 Wisma Atlet. Namun, ada hal yang lucu, yakni pegawai limbah STP tidak mengenali orang nomor satu di Wisma Atlet tersebut.
Maklum, saat itu, Mayjen Tugas tidak mengenakan seragam militernya sebagai jenderal bintang dua dengan jabatannya sebagai Kepala Pusat Kesehatan TNI. Ia memakai celana training hitam dipadu kaos coklat dan sepatu kets.
Unit Pengolahan Limbah Wisma Atlet terletak persis di belakang bangunan tower 2 Wisma Atlet Kemayoran. Posisi di bawah tanah dan ditutupi bangunan kecil, membuatnya paling terpencil dari semua bagian di RSDC Wisma Atlet.

Saat di pinggir lubang masuk unit STP, Mayjen Tugas berjongkok dan melihat ke arah bawah. Ia pun memanggil-manggil pegawai limbah STP. Sesaat kemudian sosok pegawai limbah dengan topi merah menyembul dari balik tanah dengan menaiki tangga besi. Mayjen Tugas bertanya apa gerangan yang sedang dikerjakan.
“Ngontrol limbah Pak,” jawab pegawai limbah.
Mayjen Tugas pun melanjutkan pertanyaan, apakah ada masalah dan seberapa luas Unit STP. Pegawai limbah yang merasa kaget, justru balik bertanya: “Bapak dari mana?”
“Saya Koordinator Wisma Atlet,” jawab Mayjen Tugas.