Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Yang Tersisa Setelah Demonstrasi UU Cipta Kerja

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis-Rabu, 21 Oktober 2020 |05:56 WIB
Yang Tersisa Setelah Demonstrasi UU Cipta Kerja
Pasukan pelangi sedang membersihkan sampah sisa aksi demonstrasi UU Cipta Kerja di kawasan Tugu Tani, Jakarta (Foto: Humas Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta)
A
A
A

Pasukan hijau yang berada di bawah Dinas Pertamanan bertugas menjaga keasrian taman-taman di Jakarta, dan pasukan biru di bawah Dinas Tata Air, yang menjaga kebersihan saluran air, termasuk gorong-gorong di Jakarta.

Kemudian, pasukan kuning Dinas Bina Marga yang bertugas mewujudkan sarana dan prasarana yang baik, hingga pasukan biru yang berisikan dokter, perawat, kader dari Dinkes yang bertugas membantu berbagai masalah yang terkait dengan lansia dan dimensia, mulai dari lansia hilang atau mereka yang tersesat di Ibu Kota.

"Jajaran selalu siap dan siaga, komitmen kami sekotor apapun sampah pasca unjuk rasa, Jakarta harus rapi dan bersih kembali dalam waktu kurang dari 6 jam," ujar mantan Mendikbud itu.

Pasukan oranye juga memiliki suka dan duka tersendiri saat membersihkan sampah di bawah guyuran hujan maupun terik sinar matahari. "Namanya tugas dan tanggung jawab. Kami hanya memastikan kota ini selalu bersih setiap hari. Hujan enak nggak gerah dan nggak berdebu. Kering enak sampah enggak nempel di aspal," kata Humas DLH DKI Jakarta Yogi Ikhwan.

Kepala DLH DKI Jakarta, Andono Warih menambahkan, pihaknya menerjunkan 200 pasukan oranye yang berhasil mengangkut 2,1 ton sampah hasil dari demonstran penolak UU Cipta Kerja itu.

Sebanyak 24 unit armada kebersihan juga dikerahkan untuk mengangkut sampah terdiri dari tiga unit truk sampah tiper, sembilan unit truk sampah anorganik, enam unit penyapu jalan otomatis (road sweeper), dan enam unit pikap.

"Begitu massa mulai membubarkan diri petugas langsung gerak cepat mengangkut sampah sisa aksi penyampaian pendapat yang ada di jalan, trotoar, dan JPO," terang Andono.

Menurut dia, kondisi hujan deras tidak menghalangi petugas menjalankan tugas menjaga Jakarta kembali bersih. Saat ini, lanjut dia, penanganan sampah telah tuntas. "Kami langsung tangani secepatnya supaya sampah tidak menimbulkan genangan air karena saluran dan tali-tali air tersumbat," tandas Andono.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement