Jajak Pendapat CNN: 53% Pengamat Anggap Biden Menangi Debat Presiden Terakhir

Rahman Asmardika, Okezone · Jum'at 23 Oktober 2020 13:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 23 18 2298302 jajak-pendapat-cnn-53-pengamat-anggap-biden-menangi-debat-presiden-terakhir-nNR2owBerG.jpg Foto: C-SPAN.

WASHINGTON DC – Calon presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat, Joe Biden dianggap melakukan pekerjaan yang lebih baik dalam debat terakhir pada Kamis (22/10/2020), menurut Jajak Pendapat Instan CNN. Secara keseluruhan, 53% responden yang menonton debat tersebut mengatakan bahwa Biden memenangkan pertarungan, sementara 39% mengatakan bahwa lawannya, petahana Presiden Donald Trump menang.

Pemirsa sekali lagi mengatakan bahwa kritik Biden terhadap Trump sebagian besar adil (73% mengatakan itu adil, 26% tidak adil), dan mereka terbelah dalam menentukan apakah serangan Trump terhadap Biden adil (50% mengatakan ya, 49% tidak).

BACA JUGA: Biden: AS Akan Masuki "Musim Dingin yang Gelap"

Hasil jajak pendapat ini merupakan perbaikan bagi Trump. Dalam Jajak Pendapat Instan CNN setelah debat presiden pertama, hanya 28% yang mengatakan mereka menilai Trump telah memenangkan debat, dan 67% menyebut kritiknya terhadap Biden tidak adil.

Namun, secara keseluruhan, debat tersebut tidak banyak mempengaruhi kesan dari kedua kandidat.

Sebelum debat, pandangan positif terhadap Biden mencapai 55%, dan bertahan di 56% dalam wawancara pasca-debat. Demikian pula dengan Trump yang memiliki angka stabil dengan 42% pandangan positif pemirsa sebelum debat dan 41% mengatakan hal yang sama sesudahnya.

Namun, lebih banyak pengamat debat mengatakan kinerja Trump meningkatkan kekhawatiran tentang bagaimana dia akan menangani kepresidenan (55%) daripada Biden (41%).

Pengamat debat pada Kamis lebih memilih Trump daripada Biden dalam hal ekonomi, dengan 56% mengatakan mereka berpikir Trump akan lebih baik menanganinya dibandingkan 44% yang meyakini Biden akan melakukannya.

BACA JUGA: Bicara Soal Pandemi, Trump: Lonjakan Covid-19 Akan Segera Hilang

Biden memegang posisi yang lebih luas karena lebih dipercaya untuk menangani virus corona (57% Biden berbanding 41% Trump), perubahan iklim (67% Biden berbanding 29% Trump) dan ketidaksetaraan rasial di AS (62% Biden berbanding 35% Trump).

Mantan Wakil Presiden AS itu juga sebagian besar dipandang menawarkan rencana yang lebih baik untuk menyelesaikan masalah negara (54% Biden berbanding 42% Trump), dan pemilih terbelah mengenai siapa yang tampaknya menjadi pemimpin yang lebih kuat (masing-masing 49%).

Meskipun acara debat Kamis jauh lebih tidak kontroversial daripada debat presiden pertama, Biden dilihat cenderung lebih mampu memberikan jawaban langsung terhadap pertanyaan moderator (62% mengatakan dia lebih baik, sementara 31% mengatakan Trump lebih baik).

Margin Biden atas Trump dalam jajak pendapat pasca-debat ini hanya 1 poin lebih besar dari kemenangan Clinton atas Trump dalam jajak pendapat pemirsa debat terakhir pada 2016. Margin Biden adalah yang terbesar kedua dalam jajak pendapat CNN baru-baru ini setelah debat presiden terakhir, di belakang Barack Obama Margin 58% berbanding 31% di atas John McCain setelah debat terakhir 2008.

Jajak pendapat pasca-debat CNN dilakukan oleh SSRS melalui telepon dan mencakup wawancara dengan 585 pemilih terdaftar yang menonton debat presiden 22 Oktober. Hasil di antara pengamat debat memiliki margin kesalahan pengambilan sampel plus atau minus 5,7 poin persentase.

Responden awalnya diwawancarai awal bulan ini baik melalui telepon atau online, dan mengindikasikan bahwa mereka berencana untuk menonton debat dan akan bersedia untuk diwawancara ulang setelah selesai. Responden yang awalnya dihubungi secara online adalah anggota Panel Opini SSRS, panel berbasis probabilitas yang mewakili nasional.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini