Insiden di Bandara Adi Sucipto, Main Layangan di Bandara Bisa Dipenjara 3 Tahun

Arie Dwi Satrio, Okezone · Sabtu 24 Oktober 2020 14:49 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 24 510 2298898 insiden-di-bandara-adi-sucipto-main-layangan-di-bandara-bisa-dipenjara-3-tahun-K99SEuEHic.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - General Manager Bandara Internasional Adi Sucipto, Agus Pandu Purnama mengimbau masyarakat untuk tidak bermain layang-layang di area sekitar bandara.

Imbauan tersebut seiring dengan insiden Pesawat Citilink dengan nomor penerbangan QG 1107 dari Jakarta, yang menabrak layang-layang ketika melakukan pendaratan di Bandara Internasional Adi Sucipto.

“Layangan akan berbahaya sekali ketika diterbangkan di kawasan sekitar bandara. Jika layangan tersangkut di baling-baling pesawat maka resiko kecelakaan pesawat dan munculnya korban jiwa menjadi sangat tinggi. Hal ini sebenarnya sudah diatur dalam Undang-Undang No. 1 tahun 2009 tentang penerbangan ,“ tegas Agus dalam rilis yang diterima Okezone, Sabtu (24/10/2020).

Baca Juga: Layang-Layang Tersangkut di Roda Pesawat saat Mendarat di Bandara Adi Sucipto

Dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, dijelaskan pada pasal 210 bahwa setiap orang dilarang berada di daerah tertentu di bandar udara, membuat halangan (obstacle), dan/atau melakukan kegiatan lain di kawasan keselamatan operasi penerbangan yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan penerbangan, kecuali memperoleh izin dari otoritas bandar udara.

Adapun ancaman pindana penjara selama tiga tahun atau denda maksimal sebanyak Rp 1.000.000.000 (satu milyar rupiah) dapat dikenakan bagi pelanggar, sebagaimana diatur dalam pasal 421 ayat 2.

“Akan kami tindak secara tegas bagi siapapun yang melanggar aturan tersebut.” tutup Agus Pandu Purnama.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini