Cuti Bersama, ASN Purwakarta Dilarang Liburan ke Luar Kota

Mulyana, Okezone · Senin 26 Oktober 2020 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 26 525 2299875 cuti-bersama-asn-purwakarta-dilarang-liburan-ke-luar-kota-CahHGIV2xP.jpg Rapat Pemkab Purwakarta (Foto: Okezone/Mulyana)

PURWAKARTA - Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, melarang ASN dan pegawai honorer untuk liburan saat cuti bersama.

Para abdi negara itu, harus stand by di rumah masing-masing dan tidak boleh keluar kota. Bahkan, bagi pegawai di lingkungan OPD yang membidangi pelayanan, tetap harus siaga di kantornya.

"Pemerintah pusat telah menetapkan cuti bersama terhitung 28 hingga 30 Oktober. Cuti bersama ini, ditetapkan sebagai bagian dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 29 Oktober," ujar Anne, Senin (26/10).

Meskipun libur panjang, lanjutnya, ASN diimbau untuk tidak liburan ke luar kota. Alasannya, sampai hari ini wabah virus corona masih belum berakhir. Khawatir muncul klaster baru, makanya ASN maupun pegawai honorer dilarang liburan ke luar kota.

Bahkan, bagi pegawai di OPD tertentu, mereka sepertinya ada jadwal piket untuk tetap masuk kantor. Seperti, pegawai Dinkes yang bekerja di semua puskesmas, RSUD, dll. Serta, petugas Damkar, BPBD, Sat Pol PP serta Dishub.

Sebab, OPD-OPD tersebut tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga, petugasnya tidak boleh libur. Mengingat, pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan.

Sedangkan, bagi pegawai di OPD lainnya, bisa cuti bersama. Dengan catatan, mereka dilarang liburan ke luar kota. Jadi, harus stand by di dalam kota.

Secara terpisah, Kepala BKPSDM Kabupaten Purwakarta, Asep Supriatna, mengenai larangan liburan ke luar kota saat cuti bersama ini sudah disosialisasikan. Bahkan, surat edaran bupatinya telah didistribusikan ke masing-masing OPD.

"Bagi, ASN yang melanggar tentu ada sanksinya. Adapun sanksi, diserahkan ke masing-masing pimpinan OPD-nya," ujar Asep.

Saat pelaksanaan cuti bersama nanti, pegawai tidak boleh keluar daerah. Apalagi pergi ke zona merah. Hal itu, guna meningkatkan kewaspadaan terkait wabah virus corona itu.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini