Panggil Trump dengan Nama "George", Biden jadi Bahan Ejekan Warganet

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 27 Oktober 2020 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 18 2300459 panggil-trump-dengan-nama-george-biden-jadi-bahan-ejekan-warganet-htYU4ovP7n.jpg Calon Presiden Amerika Serikat Joe Biden. (Foto: YouTube)

KANDIDAT presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Joe Biden kembali menjadi bulan-bulanan warganet setelah membuat kesalahan kata terkait pemilihan presiden pada acara penggalangan dana.

Berbicara di konser "I Will Vote" pada 25 Oktober, Biden tampak bingung sdan tertukar saat menyebut lawannya, petahana Donald Trump dengan Presiden AS yang lain saat dia mencoba mempromosikan dirinya untuk dipilih. 

BACA JUGA: Kumpulkan Rp11,8 Triliun, Joe Biden Lewati Perolehan Dana Kampanye Trump

Setelah menggembar-gemborkan pemilihan presiden yang akan datang sebagai "pemilihan yang paling penting dalam waktu yang sangat lama", Biden menegaskan bahwa, dalam pandangannya, "karakter" Amerika Serikat adalah "secara harfiah pada saat pemungutan suara".

"Empat tahun lagi George, eh, George, eh, akan menemukan diri kita dalam posisi di mana jika Trump terpilih, kita akan berada di dunia yang berbeda," kata Biden yang diduga salah menyebut nama depan Trump, tertukar dengan mantan Presiden AS, George W. Bush.

Ketika video yang menampilkan penggalan pidato Biden itu beredar secara online, banyak pengguna media sosial menjadikannya bahan guyonan. Beberapa bahkan melontarkan lelucon tentang apa yang dimaksud sebagai George oleh mantan wakil presiden AS itu, menduga yang dimaksud adalah Presiden pertama AS, George Washington.

BACA JUGA: Tinggal 15 Hari Jelang Pilpres, Biden Ungguli Trump dalam Jajak Pendapat

Beberapa orang juga memikirkan apa yang mungkin terjadi jika Biden terpilih, jika dia ternyata tidak bisa mengingat nama lawannya dalam pilpres.

Selama kampanye pemilihan presiden saat ini, Presiden Donald Trump telah berulang kali mengejek Biden sebagai orang pikun, berkaitan dengan usianya yang sudah lanjut. Trump bahkan menjuluki saingannya itu "Sleepy Joe".

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini