Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Fakta Perwira Marinir Dibegal saat Bersepeda di Jakpus

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Selasa, 27 Oktober 2020 |07:36 WIB
5 Fakta Perwira Marinir Dibegal saat Bersepeda di Jakpus
Lokasi perwira marinir dibegal di Jalan Medan Merdeka Barat saat tengah bersepeda. (Foto : Sindonews/Komaruddin Bagja)
A
A
A

JAKARTA – Seorang perwira TNI Angkatan Laut (AL) dari Korps Marinir, Kolonel (Mar) Pangestu Widiatmoko, menjadi korban begal saat sedang bersepeda alias gowes. Kolonel Pangestu dibegal di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, pada Senin, 26 Oktober 2020.

Okezone merangkum beberapa fakta menarik terkait kasus pembegalan terhadap seorang Perwira Marinir tersebut. Berikut lima fakta menarik terkait peristiwa pembegalan terhadap Kolonel Pangestu :

1. Kolonel Pangestu Hampir Tiap Hari Gowes Cilandak - Kwitang

Kolonel Pangestu merupakan seorang perwira Marinir yang hobi gowes. Ia hampir tiap hari gowes dari kediamannya di Cilandak, Jakarta Selatan, hingga ke tempat dinasnya di Mako Korps Marinir di Kwitang, Jakarta Pusat.

"Beliau hampir setiap hari berangkat kerja gowes dari kediamannya di Cilandak ke Mako Kormar Kwitang," kata Kadispen Korps Marinir Letkol (Mar) Gugun Saeful Rachman.

2. Kolonel Pangestu Dibegal Dekat Kantor Kemenhan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kolonel Pangestu dibegal di Jalan Medan Merdeka Barat, tepatnya dekat kantor atau gedung Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Pangestu dibegal saat jalanan masih lengang, sekira pukul 06.45 WIB.

Pelaku begal menggasak tas milik Kolonel Pangestu. Di dalam tas tersebut, terdapat handphone atau telepon genggam milik Pangestu.

3. Kolonel Pangestu Sempat Melawan Sebelum Terjatuh

Kolonel Pangestu sempat melawan saat tasnya hendak dirampas. Pangestu sadar saat itu dirinya sedang menjadi korban percobaan pencurian. Ia pun berusaha melawan begal yang diduga lebih dari satu orang.

Namun, Pangestu kehilangan keseimbangan sepedanya. Ia pun jatuh dan mengalami luka robek di bagian pelipis kiri serta memar bagian kepala belakang. Pelaku pun berhasil menggasak tas milik Pangestu.

4. Korps Marinir Minta Pelaku Bertanggung Jawab

Kadispen Korps Marinir Letkol (Mar) Gugun berharap jajaran kepolisian dapat segera menangkap pelaku pembegalan tersebut. Ditekankan Gugun, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement