Dianggap Meresahkan, Warga Babel Tangkap Buaya Raksasa Berbobot 700 Kg

Haryanto, iNews · Selasa 27 Oktober 2020 22:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 340 2300559 dianggap-meresahkan-warga-babel-tangkap-buaya-raksasa-berbobot-700-kg-vb4r2OsXXk.jpg Polisi dan prajurit TNI mengecek buaya raksasa yang ditangkap warga. (Foto: Dok warga)

BANGKA TENGAH - Warga Dusun Pangkal , Desa Sungai Selan, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), kembali menangkap buaya raksasa sepanjang 5,4 meter dan berbobot sekitar 700 kg. Buaya ditangkap karena dianggap menganggu warga. 

"Tadi siang kita mendapat laporan warga, ada buaya ditangkap, katanya sering mengganggu nelayan setempat," kata Ketua Animal Lovers Bangka Island (Alobi), Langka Sani, Selasa (27/10/2020).

Namun sayang, reptil tersebut mati sebelum tim Pusat Penyelamatan Satwa Alobi datang mengevakuasi.

"Ketika tim kami lagi di jalan untuk mengevakuasi buaya, dapat telefon buaya sudah mati," ujarnya.

Ketua RW/ 09, Kadir mengatakan, buaya tersebut ditangkap Senin 26 Oktober malam, dengan menggunakan umpan bebek. 

"Buaya ini membuat khawatir warga, karena belum lama ini ada warga kita yang sedang mencari ikan hilang tenggelam dan ditemukan meninggal dunia. Ini diduga karena diterkam buaya," kata Kadir. 

Tak cuma itu, tutur Kadir, setelah kejadian yang mengakibatkan korban meninggal, warga lainnya sempat mengalami gangguan keganasan sang reptil.

Baca juga: Cerita Heroik Sang Kakak Selamatkan Adik dari Terkaman Buaya

"Sebenarnya kami juga tidak mau mengganggu buaya di sini, cuma karena mayoritas penduduk kami sebagai nelayan dan kemunculan buaya kerap mengganggu, jadi warga berupaya menangkapnya. Alhamdulillah buaya yang diduga merekam warga itu sudah berhasil ditangkap," ujarnya.

Predator berdarah dingin itu kemudian dinyatakan mati sekitar pukul 14.00 WIB, Selasa, dan oleh warga setempat langsung dikuburkan.

Sebelumnya di lokasi yang sama, warga juga pernah menangkap buaya raksasa berbobot 500 Kg. Namun sayang buaya tersebut juga mati. 

"Kami mengimbau agar warga selalu berhati-hati saat beraktivitas mencari ikan di Sungai, karena kita tidak tahu keberadaan mereka di dalam air sana," ujar Kadir. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini