Komplotan Pelaku Gunakan Uang Hasil Rampok 2,5 Kg Emas untuk Investasi

Azhari Sultan, Okezone · Selasa 27 Oktober 2020 23:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 340 2300571 komplotan-pelaku-gunakan-uang-hasil-rampok-2-5-kg-emas-untuk-investasi-ZxdxNNfC4E.jpg Polresta Jambi rilis pengungkapan perampokan emas 2,5 kg. (Foto : Azhari Sultan)

JAMBI – Kapolresta Jambi Kombes Dover Christian mengungkapkan, keempat pelaku perampokan toko emas Gemilang milik M Jon yang berada di Pasar Villa, Mayang Mangurai, Kotabaru, Kota Jambi, pada Juli lalu, menggunakan uang hasil rampokannya untuk investasi.

Menurutnya, 2,5 kg emas senilai kurang lebih Rp2 miliar yang berhasil digasak pelaku. Mereka lalu menjualnya ke wilayah Lubuk Linggau, Palembang, Sumatera Selatan.

Usai dibagi rata, uang hasil penjualan emas tersebut mereka gunakan untuk membeli tanah dan sepeda motor.

"Jadi mereka ini seperti investasi, langsung beli tanah dan sepeda motor, dari uang hasil penjualan emas," ungkap Dover, Selasa (27/10/2020).

Untuk tersangka HS, petugas berhasil mengamankan selembar kepemilikan sporadik dengan luas sekira kurang lebih 300,15 meter persegi, dan satu sepeda motor.

Sementara dari tiga tersangka lainnya, petugas berhasil mengamankan masing-masing satu sepeda motor, yang juga dibeli hasil dari penjualan 2,5 kg emas yang dirampok.

"Jadi mereka satu orang beli satu motor, dan ada yang beli dalam bentuk sebidang tanah," ujar Kapolresta.

Dia menambahkan, keempat pelaku diamankan di dua lokasi yang berbeda. Tersangka dengan inisial HS diringkus di wilayah Mestong, Kabupaten Muarojambi, sementara tiga lainnya, yakni NR, RS, dan IW diringkus di wilayah Tujuh Koto Ilir, Kabupaten Tebo, pada Minggu (25/10/2020) lalu.

Satu pelaku lainnya lagi berinisial PR saat ini masih dalam pengejaran petugas.

Akibat perbuatannya, para pelaku harus mendekam di sel tahanan Polresta Jambi. Tidak hanya itu, mereka terancam pidana kurungan selama 12 tahun.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini