Libur Panjang, Jumlah Penumpang di Bandara Kualanamu Meningkat Hampir 50%

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Selasa 27 Oktober 2020 23:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 27 608 2300572 libur-panjang-jumlah-penumpang-di-bandara-kualanamu-meningkat-hampir-50-qQqIHABphg.jpg Ilustrasi bandara. (Dok Okezone)

MEDAN – Jumlah penumpang pesawat udara melalui Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara, meningkat cukup signifikan pada libur panjang cuti bersama kali ini. Tercatat peningkatan hampir mencapai 50 persen dari jumlah penumpang rata-rata harian.

PH Manager Branch Communication Legal KNIA Fajri Ramdhani, mengungkapkan, peningkatan jumlah penumpang telah dirasakan sejak 24 Oktober. Dalam satu hari, jumlah penumpang mencapai 7.500 orang. Padahal jumlah penumpang rata-rata sebelum memasuki cuti bersama hanya 5-6 ribu orang.

Bahkan khusus pada 25 Oktober 2020, jumlah penumpang mencapai 8 ribu orang. "Meski ada peningkatan, kita sudah bersiaga dalam melayani penumpang pada periode libur panjang ini," ucap Fajri.

Fajri mengaku, meski ada penambahan cukup signifikan pada jumlah penumpang, belum ada satupun maskapai yang mengajukan penambahan penerbangan. Maskapai masih memaksimalkan penerbangan eksisting yang mencapai 89 penerbangan per harinya.

"Sejauh ini belum ada," tuturnya.

Sementara itu dalam pelayanan kepada penumpang, kata Fajri, pihaknya menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Semua itu demi keamanan dan keselamatan penerbangan. Sebagai bagian langkah antisipasi penyebaran Covid-19, Bandara KNIA juga mengaktifkan Piket Siaga Operasi mulai 26 Oktober–1 November 2020.

“Fasilitas di gedung terminal, sisi darat, dan sisi udara seperti runway, taxiway, apron dan fasilitas penunjang lainnya kami pastikan berfungsi dengan baik agar operasional penerbangan selalu berjalan lancar,” tukasnya.

Sebagai upaya pencegahan Covid-19 dan menciptakan penerbangan yang sehat, bandara PT Angkasa Pura II kata Fajri menjalankan protokol kesehatan melalui konsep biosecurity management (physical distancing, health screening, passenger touchless processing, people protection, facility cleanliness), yang ditambah dengan biosafety management (biohazard precautions, environment screening, infrastructure sterilization, public health assurance).

Adapun biosafety dan biosecurity management memiliki program salah satunya adalah Workforce Protection yang telah dijalani sejak Maret 2020 guna melindungi karyawan termasuk personel operasional dan pelayanan di bandara.

Untuk diketahui Airlines di Bandar Udara KNIA yang saat ini masih beroprasi yaitu Lion Air, Batik Air, Wings Air, Garuda Indonesia, Citilink, Sriwijaya Air, Air Asia, Susi Air dan beberapa penerbangan charter. Sedangkan rute tujuan saat ini masih didominasi penumpang rute Jakarta.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini